PLN Siapkan Action Plan Akselerasi Kendaraan Listrik Bali
- 26 Jan 2026 22:11 WIB
- Denpasar
RRI.CO.ID, Denpasar - PT PLN (Persero) menegaskan komitmennya mendukung visi pembangunan Bali “Nangun Sat Kerthi Loka Bali” melalui percepatan pengembangan ekosistem kendaraan listrik berbasis baterai. Komitmen tersebut disampaikan Direktur Retail dan Niaga PLN, Adi Priyanto, dalam audiensi bersama Gubernur Bali, I Wayan Koster, Sabtu 24 Januari 2026.
Adi Priyanto mengatakan PLN telah menyiapkan action plan terpadu untuk mendukung visi pembangunan Bali periode 2028–2029. Rencana tersebut disusun dengan pendekatan pembangunan berkelanjutan dan berbasis kebutuhan masyarakat.
PLN tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur, tetapi membangun ekosistem kendaraan listrik secara menyeluruh. Rencana aksi mencakup penyediaan SPKLU di titik strategis, penguatan layanan fast charging dan ultra fast charging, hingga edukasi manfaat ekonomi kendaraan listrik.
“PLN menyiapkan action plan terintegrasi agar masyarakat benar-benar merasakan manfaat kendaraan listrik, baik dari sisi kemudahan maupun efisiensi biaya,” ujar Adi.
Menurutnya, pendekatan ini penting agar adopsi kendaraan listrik berjalan berkelanjutan. Ia menjelaskan pembangunan SPKLU di Bali akan difokuskan pada pusat pariwisata dan koridor mobilitas utama.
Keandalan infrastruktur dinilai menjadi kunci agar kendaraan listrik dapat digunakan sebagai moda transportasi utama. Kendaraan listrik tidak boleh lagi dipersepsikan sebagai kendaraan kedua, tetapi sebagai pilihan utama yang aman dan nyaman.
“Ke depan, kapasitas SPKLU akan ditingkatkan melalui pengembangan fast charging dan ultra fast charging. Langkah ini ditujukan untuk mendukung mobilitas tinggi, transportasi umum, serta sektor pariwisata”, jelas Adi.
Adi menegaskan keberhasilan adopsi kendaraan listrik tidak dapat bergantung pada insentif semata. Menurutnya, transisi energi membutuhkan kebijakan jangka panjang yang konsisten dan ekosistem yang kuat.
“Yang kami dorong adalah perubahan cara pandang masyarakat bahwa kendaraan listrik lebih efisien, bersih, dan menguntungkan dalam jangka panjang,” ujar Adi.
Edukasi publik pun menjadi bagian penting dari action plan PLN.Sebagai tahap awal, PLN memfokuskan program adopsi kendaraan listrik pada aparatur sipil negara dan pegawai PLN.
Pendekatan ini dilakukan untuk membangun kepercayaan publik melalui keteladanan langsung. Melalui penggunaan kendaraan listrik dalam aktivitas sehari-hari, masyarakat diharapkan dapat melihat langsung keandalan kendaraan listrik.
Hal tersebut dinilai efektif dalam mendorong adopsi yang lebih luas. Minat masyarakat Bali terhadap kendaraan listrik terus menunjukkan peningkatan.
“Tren tersebut tercermin dari pertumbuhan jumlah kendaraan listrik dalam beberapa tahun terakhir,” terang Adi.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....