Pendaki Cedera di Gunung Abang Dievakuasi Tim SAR
- 26 Jan 2026 16:06 WIB
- Denpasar
RRI.CO.ID, Karangasem - Tim SAR gabungan mengevakuasi seorang pendaki yang mengalami cedera saat melakukan pendakian di Gunung Abang, Kintamani, Minggu 25 Januari 2026. Korban diketahui mengalami patah tulang pada kaki kanan akibat terpeleset di jalur pendakian yang licin.
Korban bernama Paula Shinta Kadek Peter Tamboto, berusia 42 tahun. Ia mendaki Gunung Abang bersama dua orang rekannya sejak pukul 05.00 Wita.
Namun saat perjalanan turun, korban terpeleset hingga terjatuh dan tidak mampu melanjutkan perjalanan. Informasi permintaan bantuan evakuasi diterima Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar pada pukul 10.40 Wita dari seorang pemandu lokal, Nengah Darwis.
Dilaporkan posisi korban berada di jalur pendakian sebelum Pos 2 Pura Andong. Merespons laporan tersebut, delapan personel dari Pos Pencarian dan Pertolongan Karangasem segera diberangkatkan menuju lokasi kejadian.
Setibanya di kawasan Gunung Abang, tim SAR langsung berkoordinasi dengan unsur SAR terkait lainnya. Dua orang pemandu lokal lebih dulu bergerak menuju lokasi korban.
Selanjutnya, pada pukul 13.00 Wita, tim SAR gabungan yang terdiri dari Pos Pencarian dan Pertolongan Karangasem, Babinsa Desa Abang, serta Polsek Kintamani dengan total 12 personel menyusul ke lokasi. Satu jam kemudian, lima personel dari Ditsamapta Polda Bali turut bergabung dalam operasi pencarian.
“Setelah dua jam lima belas menit pencarian, akhirnya korban dapat kami temukan pada ketinggian 1971 Mdpl,” terang Koordinator Lapangan Pos Pencarian dan Pertolongan Karangasem, I Putu Handika Bhayangkara.
Sekitar pukul 15.10 Wita, korban ditemukan dalam kondisi stabil namun mengalami patah tulang pada kaki kanan. Tim SAR memberikan pertolongan pertama dengan membidai kaki korban untuk mencegah pergerakan berlebih, sebelum mengevakuasi korban turun menggunakan tandu.
Proses evakuasi berlangsung dalam kondisi cuaca yang kurang bersahabat, dengan hujan dan kabut tebal serta jarak pandang terbatas antara delapan hingga sepuluh meter. Evakuasi berlangsung hingga petang.
“Korban dibawa ke Rumah Sakit BROSS Denpasar menggunakan ambulans Klinik Nawadara Karangasem,” tutup I Putu Handika Bhayangkara.
Selama operasi SAR, unsur yang terlibat meliputi Pos Pencarian dan Pertolongan Karangasem, Polsek Kintamani, Babinsa Desa Abang, Bhabinkamtibmas Desa Abang Songan, pemandu lokal Gunung Abang, masyarakat setempat, serta potensi SAR lainnya. (Penulis: Nadia Syarif)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....