Mason Elephant Park Resmi Hentikan Atraksi Gajah Tunggang

  • 26 Jan 2026 08:37 WIB
  •  Denpasar

RRI.CO.ID, Gianyar - Mason Elephant Park resmi menghentikan seluruh atraksi gajah tunggang mulai 25 Januari 2026 setelah menerima Surat Peringatan Kedua (SP II) dari Direktorat Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem (KSDAE) Kementerian Kehutanan. Penghentian ini merupakan bagian dari penegakan Surat Edaran Dirjen KSDAE Nomor 6 Tahun 2025 tentang larangan peragaan gajah tunggang di lembaga konservasi.

Asisten Manager Mason Elephant Park, Ni Wayan Leny, menyatakan pihaknya telah menaati Surat Edaran Dirjen KSDAE Nomor 6 Tahun 2025 dan mulai 25 Januari 2026 tidak lagi menerima aktivitas gajah tunggang. Ia menambahkan bahwa manajemen berkomitmen untuk memastikan serta meningkatkan kesejahteraan seluruh satwa yang dikelola di Mason Elephant Park.

“Mulai tanggal 25 Januari 2026, kami tidak lagi menerima aktivitas gajah tunggang. Kami juga akan memastikan serta terus meningkatkan kesejahteraan seluruh satwa yang ada di Mason Elephant Park,” ujar Ni Wayan Leny.

Sementara itu, Kepala Balai KSDA Bali, Ratna Hendratmoko, memberikan apresiasi kepada Mason Elephant Park atas penghentian atraksi gajah tunggang. Ia juga mengungkapkan saat ini Mason Elephant Park mengelola 24 individu gajah yang terdiri dari tujuh jantan dan 17 betina.

Selain itu, Ratna menegaskan Balai KSDA Bali bersama Dirjen KSDAE Kementerian Kehutanan akan terus memastikan seluruh lembaga konservasi di Bali menaati kebijakan penghentian gajah tunggang. “Kami mengapresiasi langkah Mason Elephant Park yang telah menghentikan atraksi gajah tunggang mulai 25 Januari 2026 sebagai bentuk komitmen terhadap konservasi dan kesejahteraan satwa,” ujar Ratna Hendratmoko.

Balai KSDA Bali menegaskan penghentian atraksi gajah tunggang ini diharapkan menjadi langkah nyata menuju pengelolaan wisata satwa yang lebih beretika, edukatif, serta berorientasi pada kesejahteraan dan konservasi satwa di Pulau Dewata.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....