Bersihkan Sampah, Tim DLHK Badung Hadapi Kendala Alam

  • 25 Jan 2026 17:29 WIB
  •  Denpasar

RRI.CO.ID, Badung – Sampah kiriman yang terbawa arus laut mulai terlihat sejak awal November 2025 di sejumlah pantai, termasuk Kuta, Legian, Seminyak, Kedonganan, dan Pantai Jerman. Pembersihan dilakukan secara rutin, namun kondisi cuaca seperti hujan lebat dan angin kencang kerap memengaruhi kelancaran penanganan di lapangan.

Pengawas Pantai DLHK Badung, Wiwik Harianto, dikonfirmasi RRI.CO.ID di Badung Minggu 25 Januari 2026 mengatakan faktor cuaca kerap menjadi kendala dalam proses pembersihan di lapangan. Hujan lebat dan angin kencang kerap menghambat pengangkutan sampah, sehingga hasil pembersihan tidak dapat dipastikan secara konsisten.

“Tergantung, tapi kita tidak bisa menjamin hari ini bersih, besok clear, atau terangkut. Ga bisa kita menjamin, karena itu faktor alam juga, faktor iklim. Kayak kemarin-kemarin sehari full kita ada pengangkutan, sehari full proses pengangkutan, itu kendalanya di pas hujan lebat, angin kencang. Kadang-kadang kita kendala di situ,” ujar Wiwik Harianto.

Wiwik menambahkan, keterbatasan alat membuat Tim DLHK Badung harus menerapkan skala prioritas pembersihan dengan mendahulukan pantai yang kondisinya paling parah. Penanganan juga disesuaikan dengan posisi sampah di perairan hingga merapat ke tepi sebelum diangkut.

"Yang emergency yang perlu kita tangani lebih awal, ya katakanlah mungkin, yg masih di bawah situ, baru dateng dia semua (sampah), anggaplah baru datang. Itu kita diemin dulu, supaya dia agak-agak ke luar, katakanlah merapat sekali gitu. Baru kita bisa tangani." ujar Wiwik Harianto.

Meski menghadapi kendala faktor alam serta keterbatasan alat, Tim DLHK Kabupaten Badung memastikan pembersihan pantai tetap dilakukan. Upaya ini dilakukan untuk menjaga kebersihan lingkungan serta kenyamanan aktivitas masyarakat dan wisatawan. (Septiyani Kinasih)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....