Dua Pekerja Tewas Tertimbun Longsor di Ungasan
- 23 Jan 2026 21:24 WIB
- Denpasar
RRI.CO.ID, Badung - Tiga orang pekerja proyek menjadi korban longsor di Desa Ungasan, Kecamatan Kuta Selatan, Badung, Jumat (23/1/2026) siang. Longsor terjadi akibat senderan tembok yang tiba-tiba ambruk dan menimbun para pekerja yang tengah beraktivitas di lokasi proyek.
Saat kejadian, terdapat delapan orang pekerja di area proyek. Lima pekerja yang berada di bagian bawah berhasil menyelamatkan diri, sementara tiga pekerja yang berada di atas tertimbun material longsoran.
Dua korban sempat berhasil dievakuasi ke rumah sakit. Namun satu korban atas nama Farhan dinyatakan meninggal dunia setibanya di Rumah Sakit Udayana.// Sementara satu korban selamat atas nama Muhammad Waki mendapat penanganan medis.
Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar menerima laporan kejadian sekitar pukul 13.30 Wita. Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar, I Nyoman Sidakarya, mengatakan pihaknya langsung menurunkan personel ke lokasi kejadian.
“Kami langsung tindak lanjuti laporan tersebut dan segera menuju lokasi bersama unsur TNI, Polri, serta potensi SAR lainnya,” ujar I Nyoman Sidakarya.
Sebanyak sepuluh personel SAR dikerahkan menggunakan Rapid Deployment Land SAR Unit dan Rescue Car Type Satu, lengkap dengan peralatan ekstrikasi. Setibanya di lokasi, tim melakukan koordinasi dengan kepolisian setempat.
Kondisi tanah di sekitar lokasi longsor masih labil dan ditemukan sejumlah retakan. Demi keselamatan, proses evakuasi dilakukan dengan bantuan alat berat dan pengawasan ketat tim penyelamat.// Pengerukan dilakukan secara perlahan untuk mengantisipasi kemungkinan longsor susulan.
Pada proses pencarian, tim terlebih dahulu menemukan tas milik korban. Selanjutnya, pada pukul 14.40 Wita, satu korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.// Korban atas nama Shohibul Hasan, usia dua puluh lima tahun, berhasil dievakuasi sekitar pukul 15.00 Wita.
I Nyoman Sidakarya menegaskan, dari kejadian tersebut terdapat satu korban selamat dan dua korban meninggal dunia. Jenazah kemudian dibawa ke RSUD Prof Ngoerah menggunakan ambulans Yayasan Masjid Al Fattah.
Proses evakuasi melibatkan unsur SAR gabungan, di antaranya Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar, Polsek Kuta Selatan, Babinsa, Babinkamtibmas, pemadam kebakaran Badung, tim ambulans yeber dan ambulans yayasan Al Fattah, potensi bima sakti recue, kepala desa ungasan, keluarga korban serta masyarakat setempat. (Penulis: Nadia Syarif)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....