Ini Sejarah Hari Pendidikan Internasional 24 Januari
- 14 Jan 2026 09:18 WIB
- Denpasar
RRI.CO.ID, Denpasar - Dunia kembali memperingati Hari Pendidikan Internasional pada 24 Januari 2026. Peringatan tahunan yang ditetapkan oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) ini menjadi momentum global untuk menegaskan kembali pentingnya pendidikan sebagai hak asasi manusia sekaligus fondasi utama pembangunan berkelanjutan.
Hari Pendidikan Internasional pertama kali dicanangkan oleh Majelis Umum PBB pada Desember 2018. Peringatan ini bertujuan menyoroti peran strategis pendidikan dalam menciptakan perdamaian, mengurangi kesenjangan sosial, serta mendorong kemajuan ekonomi dan pembangunan di seluruh dunia.
Pada 2026, peringatan ini mengangkat fokus pada penguatan sistem pendidikan yang inklusif, adaptif, dan berkeadilan. Fokus penguatan itu utamanya di tengah tantangan global seperti ketimpangan ekonomi, transformasi teknologi, dan krisis sosial yang masih membayangi berbagai negara.
Mengutip data UNESCO, hingga kini dunia masih menghadapi tantangan serius di sektor pendidikan. Sekitar 250 juta anak dan remaja tercatat tidak mengenyam pendidikan formal, sementara 773 juta orang dewasa masih mengalami buta huruf.
Kondisi ini menunjukkan bahwa kemajuan teknologi dan inovasi pembelajaran belum sepenuhnya diiringi dengan pemerataan akses pendidikan. PBB menegaskan bahwa pendidikan yang berkualitas mampu memutus rantai kemiskinan, memperluas kesempatan kerja, serta memperkuat partisipasi masyarakat dalam kehidupan sosial dan demokrasi.
Oleh karena itu, Hari Pendidikan Internasional tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga menjadi seruan untuk bertindak bagi pemerintah, masyarakat sipil, dan seluruh pemangku kepentingan. Peringatan ini berakar dari Konvensi Hak Anak 1989, yang menegaskan kewajiban negara dalam menyediakan akses pendidikan bagi seluruh warga.
Selain itu, Hari Pendidikan Internasional juga selaras dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) poin keempat, yakni menjamin pendidikan yang berkualitas, inklusif, dan merata serta mendorong kesempatan belajar sepanjang hayat. Hak atas pendidikan sendiri telah diakui secara universal dalam Pasal 26 Deklarasi Universal Hak Asasi Manusia.
Melalui peringatan Hari Pendidikan Internasional 2026, PBB kembali mengajak seluruh dunia untuk memperkuat komitmen bersama. Komitmen dalam memastikan bahwa tidak ada seorang pun yang tertinggal dari hak dasar untuk memperoleh pendidikan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....