STIMI HANDAYANI Pastikan Lulusan Adaptif dengan Kecerdasan Buatan
- 07 Nov 2025 11:33 WIB
- Denpasar
KBRN, Denpasar : Teknologi Informasi berkembang pesat dalam tiga dasawarsa terakhir. Bahkan, belakangan kecerdasan buatan telah menjadi bagian integral dalam kehidupan manusia.
Kondisi tersebut tentu memaksa semua pihak lebih adaptif terhadap paradigma digital. Salah satu yang dituntut cepat beradaptasi adalah lulusan Perguruan Tinggi.
Ketua Yayasan Pendidikan Handayani Denpasar, Dr. Ida Bagus Radendra Suastama, S.H., M.Hum., mengakui perkembangan teknologi, khususnya kecerdasan buatan menjadi tantangan tersendiri bagi perguruan tinggi. Terlebih muncul data dari World Economic Forum soal potensi 92 juta pekerjaan akan tergantikan otomatisasi dan digitalisasi pada tahun 2030.
"Antisipasi kita adalah, kita perkenalkan mulai dari kurikulum yang baru, minimal kalau pun mereka bukan orang IT yang bisa menciptakan AI, mereka harus bersahabat dengan AI. Mereka harus menjadi pengguna AI yang cukup andal," katanya di sela-sela Wisuda Sarjana ke-42 dan Dies Natalis ke-46 di Sanur, Jumat (7/11/2025).
Radendra menjamin, 87 lulusan yang dilepas pada Wisuda Sarjana ke-42 ini sudah sangat adaptif dengan teknologi. Bermodal disiplin ilmu manajemen yang luas dan multidimensi, ia yakin seluruh lulusan STIMI HANDAYANI akan mampu menciptakan lapangan pekerjaan baru berbasis kecerdasan buatan.
"Kalau perlu nanti lulusan manajemen ini bisa buka perusahaan AI. Mereka memanage perusahaan AI dan mereka harus punya suatu wawasan bahwa AI ini bukan satu hal yang terknologi anak IT saja yang bisa. Tapi anak manajemen harus bisa," ujarnya didampingi Ketua STIMI HANDAYANI, Dr. Dra. Ni Ketut Karwini, M.M.
"Kita juga sudah bekali mereka (lulusan) terkait bagaimana menggunakan AI, bagaimana mengoptimalkan AI, agar mereka nanti menjadi orang yang tidak ketinggalan oleh kemajuan," lanjutnya.
Sementara itu, Ketua STIMI HANDAYANI, Dr. Dra. Ni Ketut Karwini, M.M., menjelaskan, lulusan yang dilepas kali ini berasal dari Konsentrasi Manajemen Keuangan, Konsentrasi Manajemen Pemasaran, Konsentrasi Manajemen Sumber Daya Manusia, Konsentrasi Manajemen Perkantoran, Konsentrasi Manajemen Bisnis Pariwisata dan Diploma III Sekretaris. Sejak berdiri tahun 1979, pihaknya telah melepas setidaknya 8.588 lulusan.
"Itu terdiri dari Sarjana Manajemen, kemudian ada ahli madya atau D3 Kesektetariatan," jelasnya.
Karwini memastikan seluruh lulusan STIMI HANDAYANI telah terserap di dunia kerja. Tidak hanya di Bali, lulusan STIMI HANDAYANI juga bekerja di instansi pemerintah maupun sejumlah perusahaan besar yang tersebar di seluruh provinsi di Indonesia.
"Malah alumni kami itu ada yang bekerja di luar negeri, ada di Maladewa, Amerika Serikat dan perbatasan India-Pakistan," pungkasnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....