Tujuan Hari Masyarakat Adat Sedunia 9 Agustus
- 03 Agt 2025 05:14 WIB
- Denpasar
KBRN, Denpasar : Hari Internasional Masyarakat Adat Sedunia (International Day of the World’s Indigenous Peoples) diperingati setiap tahun pada tanggal 9 Agustus. Dikutip dari laman UNESCO, Hari Internasional Masyarakat Adat Sedunia ditetapkan oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pada tahun 1994 untuk memperingati pertemuan pertama Kelompok Kerja PBB tentang Populasi Adat yang berlangsung pada tahun 1982.
Peringatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran terhadap kebutuhan kelompok masyarakat adat yang ada di seluruh dunia. Masyarakat adat menjaga tradisi dan pengetahuan lokal yang telah diwariskan selama ribuan tahun. Mereka juga memiliki peran penting dalam pelestarian lingkungan, berkat hubungan yang mendalam dan harmonis dengan alam.
Menurut UNESCO, masyarakat adat memiliki, menempati, atau menggunakan sekitar 22 persen wilayah daratan global. Setidaknya sebanyak 370-500 juta jiwa masyarakat adat mewakili sebagian besar keragaman budaya yang ada di dunia.
Hari Internasional Masyarakat Adat Sedunia berfokus terhadap 'Perlindungan Hak-Hak Masyarakat Adat dalam Isolasi Sukarela dan Kontak Awal'. Masyarakat Adat dalam isolasi sukarela dan kontak awal adalah pelindung hutan terbaaik. Dimana hak-hak kolektif mereka terhadap tanah dan wilayah dilindungi, hutan akan tumbuh subur, bersama dengan masyarakatnya. Dan tidak hanya kelangsunan hidup mereka yang penting bagi perlindungan planet kita, tapi penting juga untuk melindungi keberagaman budaya dan linguistik. Di dunia yang sangat terhubung saat ini, keberadaan Masyarakat Adat yang terisolasi secara sukarela dan kontak awal merupakan bukti dari permadani kemanusiaan yang kaya dan kompleks, dan akan menjadi kerugian besar bagi dunia kita jika mereka lenyap.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....