Perilaku Cerdik Cegah Diabetes Melitus
- 31 Mei 2025 13:51 WIB
- Denpasar
KBRN, Denpasar : Diabetes melitus menjadi salah satu masalah kesehatan serius di Indonesia. Jumlah penderitanya tidak lagi lansia, namun usia produktif bahkan remaja. Sebagian besar penderitanya bahkan tidak menyadari telah mengidap penyakit ini.
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit - P2P Dinas Kesehatan Kota Denpasar Nyoman Dana kepada RRI di Denpasar, Sabtu (31/5/2025) mengatakan, diabetes merupakan penyakit akibat tingginya kadar gula darah yang menyebabkan gangguan pada pankreas dan insulin. Ia menjelaskan, seseorang yang menderita diabetes berpotensi mengalami penurunan produktivitas, komplikasi hingga kematian jika tidak mendapatkan pengobatan yang tepat. Nyoman Dana mengatakan, diabetes melitus bisa dicegah dengan perilaku CERDIK yakni Cek kesehatan secara berkala, Enyahkan asap rokok, Rajin berolahraga, Diet seimbang, Istirahat cukup, dan Kelola stres. Ia menekankan, penerapan perilaku CERDIK akan membiasakan masyarakat menjaga kesehatan dan meningkatkan kualitas hidup.
“Cegah diabetes dengan membudayakan perilaku CERDIK yakni Cek kesehatan secara berkala, Enyahkan asap rokok, Rajin berolahraga, Diet seimbang, Istirahat cukup, dan Kelola stress,” ujar Nyoman Dana.
Sementara, Ketua Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia – IAKMI Bali Ni Made Dian Kurniasari mengatakan, diabetes menjadi penyakit yang bisa diderita semua golongan usia termasuk anak – anak. Ia menjelaskan. pola makan yang tidak sehat yang cenderung mengonsumsi makanan siap saji dan manis disinyalir menjadi penyebab meningkatnya resistensi insulin. Menurut Dian Kurniasari, menjaga pola makan dengan membudayakan hidup sehat menjadi langkah mencegah penyakit diabetes melitus. Pola makan dengan memilih asupan yang benar – benar dibutuhkan tubuh diyakini memperkecil resistensi insulin.
“Penyakit diabetes dulu memang identek dengan usia lanjut, namun saat ini memang sudah kita melihat trend bahwa tidak sedikit anak muda maupun remaja yang menjadi penderita diabetes. Diabetes melitus tipe 2 pada anak muda itu adalah karena gaya hidup dan pola makan yang tidak sehat, ” ujar Dian Kurniasari.
Penyakit Diabetes saat ini tidak lagi disebut sebagai penyakit orang yang sudah lanjut usia (lansia). Kini diabetes utamanya tipe 2 banyak ditemukan pada usia lebih muda, bahkan pada remaja dan anak-anak. Hal ini dipicu akibat pola makan tidak sehat karena tidak bisa mengontrol asupan gula yang masuk dalam tubuh. Selain pola makan, berat badan, genetik, dan gaya hidup juga turut memicu penyakit diabetes. Menjaga pola makan bukan berarti tidak boleh mengonsumsi kudapan dengan kadar gula tinggi, namun lebih pada pemahaman memilih asupan yang benar-benar dibutuhkan tubuh.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....