Jarak Tidak Menjadi Penghalang Umat Hindu Bali Langsungkan Melasti di Besakih
- 11 Apr 2025 13:09 WIB
- Denpasar
KBRN, Karangasem: Bhatara Turun Kabeh sendiri merupakan perayaan besar di Pura Agung Besakih yang terjadi setiap 210 hari berdasarkan kalender Bali (wuku). Ritual ini dipercaya sebagai saat turunnya para dewa untuk memberkati umat manusia dan alam semesta. Prosesi melasti dimulai dari Pura Penataran Agung Besakih melakukan perjalanan dengan jarak hampir 9 kilometer menuju Toya Sah, Bendesa Adat Besakih Jro Mangku Widiartha mengatakan, terdapat 13 pregunung yang wajib menghaturkan ayah atau kontribusi selama proses Melasti.
"Melasti ini melibatkan 13 Pregunung sebagai penyangga Pura Agung Besakih yang nantinya akan menghaturkan ayahan, ada sisi selatanya, ada sisi timur dan barat," ujarnya (10/04/2025).
Sepanjang Jalan Batusesa yang akan dilalui oleh 23 Jempana dan pangiring, terlihat adanya keunikan yang dilakukan masyarakat setempat yakni menyediakan minuman serta makanan di angkul-angkul atau pintu masuk rumah. Salah seorang warga di Batusesa, Wayan Mariasa mengatakan, disediakannya suguhan ini untuk para pengiring berdasarkan niat Ikhlas para warga dari tahun ke tahun.
"Kami secara ikhlas memberikan suguhan kepada para pengiring, ini dilakukan tiap tahun khususnya saat Ida Bhatara Turun Kabeh," ucap Wayan Mariasa.
Melasti sebagai bagian dari rangkaian tersebut memiliki makna mendalam dalam mempersiapkan umat untuk menyambut kehadiran spiritual para Bhatara. Pasca rangkaian upacara Melasti, tepat pukul 14.00 WITA siangnya Ida Bhatara dan pangiring mewali ke Pura, dan sampai pukul 15.30 WITA di pura Penataran Agung Besakih untuk rangkaian menghias pralingga pukul 19.00 malam kemarin.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....