Busana Adat Bali Menjadi Tren Bisnis Anak Muda Bali

  • 30 Mar 2025 09:17 WIB
  •  Denpasar

KBRN, Denpasar: Busana adat Bali masih banyak menjadi pilihan bisnis untuk kaula muda di Bali. Ditengah gempuran tren fesyen modern, anak muda Bali menunjukkan kreativitasnya dengan mengembangkan bisnis busana adat Bali. Melalui inovasi desain dan strategi pemasaran digital, mereka berhasil menarik perhatian pasar.

Owner Wigneswara fasion, I Komang Suada Merta (21) yang beralamat di Desa Katung Kintamani, Bangli mengatakan dirinya memilih bisnis fasion karena di daerah Desa Katung tidak ada yang menjual busana adat Bali. Ide muncul dimana saat saya memakai busana adat teman - teman di sini suka dengan busana yang saya pakai ,dari sana saya terinspirasi untuk membuka usaha fasyen," tuturnya

Untuk pemasaran saat ini ia mengaku menggunakan media sosial seperti Instagram, Facebook dan tiktok dengan nama akun Wigneswara fasion. Selain di media sosial Komang Suada Merta mempunyai trik marketing lain untuk mempromosikan usahanya. "Kebetulan saya juga seorang penari topeng, setiap ada nari, saya selalu menggunakan produk terbaru dari butik, jadi customernya bisa langsung melihat tanpa harus ke butik," imbuhnya.

Ia juga mengatakan ada hari-hari tertentu customer ramai berkunjung ke butiknya "Kalau sudah dekat hari suci galungan dan Kuningan customer pasti membludak, yang banyak terjual seperti, Kamen, saput, baju kemeja, udeng, sandal selop, sandal kenip, tas kulit, kamen couple, kamen anak," tuturnya.

Ia berharap kepada anak -anak muda di Bali agar lebih kreatif dan semangat untuk melihat celah - celah untuk berbisnis. "Ayo anak muda Bali mari kita saling suport, manfaatkan medial sosial dengan sebaik-baiknya dan jangan takut gagal untuk memulai suatu bisnis , kalau kita sudah tekun dan ulet pasti ada hasil, karena usaha tidak akan mengkhianati hasil," ucapnya.


Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....