Jenis-jenis Pura di Bali

  • 16 Des 2024 12:56 WIB
  •  Denpasar

KBRN, Denpasar : Parahyangan merupakan tempat suci agama Hindu di Nusantara. Di Indonesia, tempat suci parahyangan atau tempat pemujaan umat Hindu lebih dikenal dengan sebutan pura. Meskipun mayoritas umat Hindu di Indonesia tinggal di pulau Bali, tetapi ada banyak pura lainnya di berbagai wilayah Indonesia yang digunakan sebagai tempat ibadah bagi umat Hindu di wilayah tersebut. Namun banyak yang tidak tahu bahwa pura sebagai tempat suci bagi umat beragama Hindu ternyata memiliki beberapa jenis, khususnya di Indonesia ataupun di Bali.

Menurut Penyuluh Agama Hindu Kementerian Agama Kota Denpasar, Ida Bagus Gede Bawa Adnyana ketika menjadi narasumber dalam Siaran Surya Puja di Pro 4 RRIDenpasar beberapa waktu lalu, pembagian tempat suci atau parahyangan atau pura sebutan untuk umat Hindu di Indonesia khususnya di Bali terdiri dari beberapa jenis.

1. Pura Khayangan Jagat dan Pura Dang Khayangan

Jenis pura ini menjadi tempat pemujaan universal. Jumlah pura yang termasuk di dalam Pura Khayangan Jagat di Bali sangat banyak. Contoh Pura Khayangan Jagat adalah Pura Besakih, Pura Pusering Jagat, Pura Kentel Gumi, dan lain sebagainya. Sedangkan untuk Pura Dang Khayangan keberadaannya di Bali dikaitkan dengan perjalanan atau dharma yatra dari para Dang Hyang, khususnya Dang Hyang Nirarta. Jadi Pura Dang Khayangan ini dibangun atau didirikan atau dijadikan petilasan oleh para Dang Hyang, seperti Dang Hyang Sidi Mantra, Dang Hyang Dwijendra, Dang Hyang Astapaka dan orang-orang suci yang bergelar Dang Hyang lainnya.

2. Pura Kayangan Tiga atau Pura Teritorial

Pura teritorial ini ada di setiap desa adat. Pura Kayangan Tiga wajib dimiliki oleh setiap desa karena pura ini menjadi syarat dalam mendirikan sebuah desa adat. Di setiap desa adat juga memiliki pura lain yang memang diempon oleh desa adat bersangkutan sehingga pura-pura tersebut juga termasuk pura teritorial.

3. Pura Swagina

Pura Swagina merupakan pura yang secara khusus ditujukan untuk pemujaan umat Hindu khususnya di Bali yang berhubungan dengan mata pencaharian atau berdasarkan profesi tertentu. Contohnya Pura Melanting ditujukan untuk para pedagang dan Pura Ulun Suwi atau Pura Dugul merupakan pura yang khusus ditujukan untuk para petani. Di perkantoran juga ada Pura Swagina sesuai dengan amongan atau sesuai dengan kantor di mana melaksanakan swagina atau pekerjaan sehari-hari.

4. Pura Kawitan

Pura Kawitan merupakan pura khusus yang pembangunannya ditujukan untuk satu garis keturunan atau juga disebut dengan wit. Contohnya sanggah atau merajan yang ada di rumah masing-masing, Pura Paibon, Pura Panti, Pura Pedharman atau Pura Dadya.


Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....