Volume Sampah di Bali Meningkat 230 Ton
- 22 Okt 2024 20:18 WIB
- Denpasar
KBRN, Denpasar: Volume sampah di Pulau Bali pada semester satu tahun 2024 di Pulau Bali meningkat jika dibandingkan dengan tahun 2023 lalu. Berdasarkan update data dari Dinas Kehutanan dan Lingkungan Hindup Provinsi Bali volume sampah di Bali pada semester satu tahun 2024 sebesar 3.597 Ton per hari, jika dibandingkan tahun 2023 lalu volume sampah sebesar 3.367 ton per hari, naik sekitar 230 ton.
Kabid Pengelolaan Sampah, Limbah B3, Pengendalian, Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan DKLH Provinsi Bali, I Made Dwi Arbani, kepada RRI di Denpasar, Selasa (22/10/2024) mengatakan volume sampah paling banyak dihasilkan di Kota Denpasar dengan rata-rata 1.005 ton per hari. Adapun rata-rata produksi sampah penduduk kota Denpasar sebesar 1,04 kg per orang/hari.
“Naiknya ini ada dua sebab pertama perilaku masyarakat yang berbelanja masih menggunakan plastic , pola konsumtif masyarakat yang senang berbelanja, ada tempat-tempat yang menyimpan makanan kemasan plastic, dan ketiga itu ada peningkatan aktivitas”, ungkapnya.
Made Dwi Arbani mengatakan kewenangan penanganan sampah sejatinya ada pada Bupati/Walikota, sementara pemeritah provinsi Bali mendorong pengelolaan sampah berbasis sumber. Ia berharap pemerintah Kabupaten/Kota melakukan pengurangan sampah dengan optimalisasi TPST.
“Ayo kira recycle sampahnya dengan memilah, mendaur ulang karena kita di Bali hampir sebagian besar TPA di Kabupaten/Kota itu penuh”, ungkapnya.
Ia menambahkan, dalam upaya mendorong kesadaran masyarakat agar mengelola sampah dari sumber adalah melakukan pemilahan ditingkat rumah tangga, selain itu pihaknya mendorong setiap desa agar membangun TPS 3R. Selain itu membangun komitmen dan kesadaran masyarakat agar mengurangi produksi sampah sejak usia dini.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....