Lepas Belenggu Rabies, Pemprov Bali Genjot Vaksinasi Rabies

  • 30 Sep 2024 16:05 WIB
  •  Denpasar

KBRN, Denpasar: Pemerintah Provinsi Bali menggencarkan vaksinasi dan edukasi untuk menekan kasus rabies di Pulau Bali. Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Bali, I Wayan Sunada dikonfirmasi RRI di Denpasar, Senin (30/09/204) mengungkapkan, dalam upaya menekan penularan rabies pihaknya telah melakukan vaksinasi rutin terhadap hewan penular rabies (HPR).

Saat ini program tersebut dilakukan rutin setiap hari minggu di ruang public seperti lapangan Niti Mandala Renon yang dilakukan setiap hari minggu, serta vaksinasi rabies dengan cara jemput bola ke desa-desa. Selain upaya vaksinasi rabies, pemerintah Provinsi Bali juga telah membentuk tim siaga rabies (TISIRA) dimasing-masing Kabupaten.

Tim tersebut menjadi perpanjangan tangan pemerintah untuk melakukan pencatatan populasi HPR, memberikan kominikasi, informasi dan edukasi (KIE), pertolongan pertama ketika terjadi gigitan rabies dan mengupdate data kasus.

“TISIRA ini sudah kita bentuk di masing-masing kabupaten. Mereka tuganya mencatat populasi anjing, melakukan vaksinasi, apabila ada masyarakat yang tergigit mereka memberikan pertolongan pertama, ketika ada kasus mereka juga yang akan mencatat”, terangnya.

Sunada lebih lanjut mengatakan, dalam upaya membrantas kasus rabies tidak bisa jika hanya dilakukan oleh pemerintah saja, namun tanggungjawab semua orang. Kesadaran masyarakat juga sangat diharapkan agar dapat memperhatikan peliharaannya dengan baik.

” Masalah rabies itu tidak hanya tanggungjawab pemerintah saja, melainkan tanggungjawab bersama. Ajing peliharaan milik masyarakat tolong diikat dan dikandangkan, jangan sampai dilepasliarkan karena bisa tertular penyakit rabies dari hewan liar”, harapnya.

Ditanya terkait ketersediaan vaksin rabies, sampai saat ini masih aman, Dari total populasi ajing yang ada di Bali sebesar 600 ribu ekor, yang sudah tervaksin sampai saat ini sebesar 72 persen. Sementara angka gigitan anjing sampai saat ini 36 ribu gigitan dengan angka positif rabies sebanyak 265 kasus dengan angka meninggal dunia 5 orang.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....