Penjualan Takjil di Kampung Jawa Tabanan Mulai Menurun Jelang Lebaran
- 17 Mar 2026 16:28 WIB
- Denpasar
RRI.CO.ID, Tabanan — Menjelang Hari Raya Idulfitri, aktivitas jual beli takjil di kawasan Kampung Jawa Tunggal Sari, Kabupaten Tabanan, mulai mengalami penurunan. Kondisi ini dipicu banyaknya umat Muslim yang telah melakukan perjalanan mudik ke kampung halaman.
Dari pantauan RRI.CO.ID, Selasa 17 Maret 2026, pasar takjil yang berada di kawasan Kampung Jawa tersebut tidak seramai hari-hari sebelumnya. Lapak-lapak pedagang yang biasanya memadati jalur Kampung Jawa Tunggal Sari tampak mulai lengang.
Salah satu pedagang takjil, Aca, mengaku penurunan aktivitas jual beli sudah terjadi sejak dua hari terakhir. Menurutnya, berkurangnya pedagang dan pembeli dipengaruhi oleh banyaknya warga yang telah mudik Lebaran.
“Pembeli berkurang karena banyak yang sudah mudik Lebaran,” ujarnya.
Meski demikian, Aca tetap menyediakan berbagai menu takjil untuk berbuka puasa, namun dengan jumlah yang lebih sedikit. Jika sebelumnya ia mampu menjual hingga 200 porsi makanan dan minuman takjil per hari, kini ia hanya menyiapkan sekitar 50 persen dari jumlah tersebut.
“Saya kurangi porsinya karena yang beli sudah berkurang, supaya tidak banyak yang tersisa. Tapi untuk varian menunya masih sama,” ungkapnya.
Hal serupa disampaikan pedagang takjil lainnya, Mariana Dewi. Ia juga merasakan penurunan omzet penjualan menjelang Lebaran. Meski demikian, ia tetap bersyukur masih ada pembeli yang mencari takjil untuk berbuka puasa.
“Saya sudah jualan sejak awal puasa dan biasanya selalu ramai. Sekarang menjelang Lebaran banyak yang mudik, jadi pembeli berkurang. Tapi tidak apa-apa, kami tetap jualan untuk yang masih di sini dan belum mudik,” katanya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....