Berkah Mudik: Gang Warga Gilimanuk Jadi Ladang Cuan
- 14 Mar 2026 00:23 WIB
- Denpasar
RRI.CO.ID, Jembrana: Antrean panjang kendaraan yang mengular di pelabuhan Gilimanuk mungkin menjadi ujian kesabaran bagi para pemudik. Namun, bagi warga Kelurahan Gilimanuk, kemacetan ini justru menjadi "keran" rezeki yang dinanti setiap tahunnya.
Salah satunya adalah Wanda (40), warga Lingkungan Asih yang menyulap Gang 1 pemukiman warga menjadi lapak dagang musiman. Gang sempit yang menjadi jalur alternatif kendaraan kecil menuju pelabuhan ini berubah drastis menjadi pusat aneka takjil.
"Momen mudik ini yang paling ditunggu warga. Yang tadinya tidak berjualan, jadi ikut memanfaatkan peluang yang ada," ujar ibu tiga anak tersebut dengan sumringah.
Selama bulan Ramadan, Wanda biasanya berjualan di teras rumah. Namun, begitu arus mudik mulai memuncak, ia memindahkan lapaknya ke pinggir gang demi menjemput bola.
Berbagai menu seperti aneka es, bubur, kolak, hingga lauk pauk ludes diburu para pemudik yang terjebak antrean saat waktu berbuka tiba. Keuntungan yang diraup pun tidak main-main.
Dalam sehari, Wanda mampu mengantongi omzet sebesar Rp500.000 hingga Rp700.000. Hasil ini ia tabung sebagai bekal untuk mudik ke kampung halamannya sendiri setelah hari raya nanti.
Disisi lain, para pemudik juga antusias nampak antusias berdatangan turun dari kendaraan, salah satunya Andre asal Banyuwangi, Jatim. Ia memanfaatkan kondisi antrean untuk berbelanja takjil sembari menunggu waktu berbuka di jalur gang warga tersebut.
"Iya mumpung dekat beli takjil di sini sambil persiapan menunggu waktu berbuka," ucapnya.
Hingga saat ini, volume kendaraan terus meningkat. Jalur gang pemukiman (Gang 1 & 2), mulai dipadati kendaraan pribadi dan mobil kecil.
Sementara Jalur Utama Denpasar-Gilimanuk, antrean kendaraan besar seperti bus dan truk terpantau mengular hingga 3 kilometer dari pintu masuk pelabuhan. Fenomena ini membuktikan bahwa di balik lelahnya perjalanan mudik, ada perputaran ekonomi warga lokal yang terbantu berkat antrean kendaraan yang melintasi halaman rumah mereka.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....