Jembrana Gelar Pasar Murah, Warga Serbu Sembako
- 06 Mar 2026 13:16 WIB
- Denpasar
RRI.CO.ID, Jembrana - Pemerintah Kabupaten Jembrana resmi menggelar rangkaian pasar murah sebagai langkah nyata menekan inflasi menjelang hari besar keagamaan. Mengawali rangkaian tersebut, ratusan warga Desa Cupel, Kecamatan Negara, tampak memadati kantor desa setempat sejak pagi hari untuk mendapatkan bahan pokok dengan harga miring, Kamis 5 Maret 2026.
Dalam kegiatan ini, komoditas yang paling diburu warga meliputi beras, minyak goreng, telur, hingga kebutuhan bumbu dapur. Tak hanya sembako, tersedia pula aneka kue kering dan minuman untuk kebutuhan berbuka puasa.
Kepala Bidang Perdagangan Jembrana, Citrarasmi, menjelaskan bahwa agenda ini direncanakan sebanyak tiga kali selama bulan Ramadan. "Pasar murah ini kami laksanakan di tiga titik, dimulai hari ini di Desa Cupel, kemudian berlanjut ke Desa Medewi, dan terakhir di Kelurahan Lelateng," ujarnya.
Langkah ini diambil untuk menjaga daya beli masyarakat di tengah tren kenaikan harga pangan. Perbandingan harga yang ditawarkan cukup signifikan, di antaranya: Beras, dijual Rp11.400/kg (Harga pasar Rp14.900/kg). Stok tersedia 1 ton.
Minyak Goreng: Dijual Rp15.000/liter (Hemat Rp5.000 dari harga pasar). Stok 1.500 liter. Telur: Dijual Rp1.700/butir (Harga pasar mencapai Rp2.000/butir). Gula Pasir: Dijual Rp16.500/kg (Lebih murah Rp1.500 dari harga pasar).
Kehadiran pasar murah ini disambut antusias oleh warga. Sohibi, salah satu pengunjung, mengaku sengaja datang untuk memborong minyak, beras, dan gula guna menghemat pengeluaran rumah tangga.
Senada dengan Sohibi, Wahyuni yang turut mengantre beras dan minyak goreng, merasa selisih harga yang ditawarkan sangat membantu dapur tetap mengepul. "Harganya jauh lebih murah dibanding di warung atau pasar biasa. Uang sisanya bisa dipakai untuk keperluan hari raya lainnya," ungkapnya.
Pemerintah Kabupaten Jembrana berharap program ini dapat menjadi bantalan ekonomi bagi masyarakat sekaligus menstabilkan harga pangan di pasar tradisional hingga Idulfitri mendatang.