Ramadhan di Bali Ibadah Lebih Khusyuk
- 25 Feb 2026 23:51 WIB
- Denpasar
RRI.CO.ID, Denpasar – Suasana Ramadhan di Pulau Dewata memberikan pengalaman berbeda bagi Indah Meilani (24). Remaja kelahiran Pati Jawa Tengah ini, saat melakukan siaran dialog Ramadhanku yang di siarkan di Pro 4 Budaya Radio Republik Indonesia (RRI) Denpasar, Rabu 25 Februari 2016, mengaku sudah dua kali menjalani ibadah puasa di Bali.
Ia merasakan kekhusyukan yang lebih mendalam dibandingkan saat berada di kampung halamannya di Pulau Jawa. Indah mengatakan sebagai daerah dengan mayoritas penduduk beragama Hindu, Bali menghadirkan suasana yang membuat niat beribadah benar-benar tumbuh dari dalam diri sendiri.
"Saya merasa lebih khusyuk Melaksanakan ibadah puasa di Bali, karena niat ibadahnya benar-benar dari diri sendiri. Lingkungannya berbeda, jadi kita lebih sadar untuk menjaga shalat dan puasa,” tuturnya. Ia juga mengatakan tidak ada dorongan dari lingkungan yang seragam seperti di daerahnya dengan mayoritas Muslim, sehingga setiap ibadah yang dijalankan terasa lebih personal dan penuh kesadaran.
“Kalau di Jawa suasananya Ramadhan ramai sekali, kalau sahut ada yang membangunkan. Kadang kita bisa saja kita beribadah karena ikut-ikutan teman atau karena lingkungan. Kalau di Bali berbeda, benar-benar karena kesadaran pribadi,” imbuhnya sambil tertawa.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....