Jelang Ramadan, FMDKI Bali Buka Tarbiyah Rutin Muslimah

  • 09 Feb 2026 10:36 WIB
  •  Denpasar

RRI.CO.ID, Denpasar – Forum Muslimah Dakwah Kampus Indonesia (FMDKI) Wilayah Bali menyiapkan program tarbiyah sebagai tindak lanjut pembinaan bagi muslimah setelah kegiatan Kajian Ramadan Ilmiah Muslimah (Karima). Program ini dirancang sebagai ruang belajar agama yang berjalan rutin dan berkelanjutan.

Ketua Wilayah FMDKI Bali, Listia Puji Astuti, mengatakan tarbiyah menjadi wadah bagi muslimah untuk memperdalam pemahaman keislaman secara lebih intensif melalui kelompok belajar yang didampingi ustadzah atau murabbiyah. Program ini terbuka bagi peserta Karima maupun muslimah lain yang ingin belajar agama secara terarah.

“Tarbiyah itu jalan tiap pekan. Kalau ada yang mau gabung, akan diarahkan ke halaqah atau kelompok belajar yang dekat dengan rumahnya. Sudah mulai dan rutin berjalan,” ujar Listia Puji Astuti.

Ia menjelaskan, tarbiyah dilaksanakan dalam kelompok kecil dengan materi yang disusun bertahap, mulai dari pengenalan dasar Islam hingga tingkat lanjutan sesuai kemampuan peserta. Setiap kelompok belajar menyesuaikan jadwal pertemuan secara fleksibel, baik secara tatap muka maupun daring.

“Tarbiyah itu belajar agama dengan pendampingan murabbiyah. Ada tingkatan materi, mulai dari tahap pengenalan hingga lanjutan, termasuk tadarus dan diskusi sesuai kebutuhan kelompok,” jelasnya.

Menurut Listia, program tarbiyah disediakan secara gratis karena masih banyak muslimah yang belum memiliki ruang belajar agama secara intensif. Melalui pembinaan ini, FMDKI berharap nilai-nilai keislaman yang diperoleh peserta tidak hanya diterapkan selama Ramadan, tetapi juga berlanjut dalam kehidupan sehari-hari.

“Tarbiyah ini diharapkan menjadi output setelah Karima, supaya pembinaan tidak berhenti di satu kegiatan saja, tapi berlanjut dan konsisten,” tutupnya.

Melalui program tarbiyah, FMDKI Wilayah Bali berupaya menghadirkan pendampingan keislaman yang berkelanjutan bagi muslimah, sekaligus memperkuat peran perempuan dalam membangun kesadaran beragama yang lebih mendalam dan aplikatif.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....