Pasar Takjil : Sate Susu Sapi dan Susu Murni Jadi Favorit Pembeli
- 25 Mar 2025 12:14 WIB
- Denpasar
KBRN, Denpasar: Suasana Pasar Takjil Ramadan yang terletak di sebelah Masjid Baiturrahman, Jalan Ahmad Yani, Denpasar Utara, semakin ramai menjelang waktu berbuka puasa. Berbagai hidangan khas dijajakan oleh para pedagang, termasuk sajian unik yang menarik perhatian pembeli, seperti sate susu sapi dan susu murni dengan berbagai varian rasa.
Sate Susu Sapi, Kuliner Khas yang Gurih dan Unik
Salah satu pedagang yang mencuri perhatian adalah Julaekha Maharani, yang menjual sate susu sapi, hidangan khas yang jarang ditemui di tempat lain. Ia menjelaskan bahwa bahan utama sate ini berasal dari kantong susu sapi betina yang diolah dengan cara direbus selama tiga jam sebelum dipotong-potong dan dibumbui.
"Yang membuatnya spesial itu karena gurih. Susu kan memang gurih," ujar Julaekha saat ditemui di lapaknya.
Selain sate susu, Julaekha juga menjual sate plecing, sate ati, dan sate ayam. Satu porsi sate susu sapi dijual seharga Rp40.000 dengan isi 10 tusuk. Meski bisa ditemukan setiap hari di dekat rumahnya, selama bulan Ramadan, ia berjualan khusus di Pasar Takjil ini untuk menjangkau lebih banyak pembeli.

Susu Murni dengan Berbagai Varian Rasa
Tak jauh dari lapak Julaekha, Rizal Fatoni menjajakan susu sapi murni yang juga menjadi favorit pengunjung. Susu yang ia jual tersedia dalam berbagai rasa, mulai dari coklat premium, matcha, strawberry, bubblegum, taro, hingga melon.
"Beda dengan susu murni biasa, kami juga menyediakan varian herbal seperti susu jahe, susu madu, madu jahe, atau STMJ yang bisa dipesan sesuai kebutuhan pelanggan," jelas Rizal.
Ia menekankan bahwa susu yang dijualnya masih murni dan belum dicampur gula agar tidak cepat rusak.
"Kalau langsung dicampur gula, susu itu bisa cepat terkontaminasi dan lebih cepat basi," tambahnya.
Susu yang ia jual terlebih dahulu dipasteurisasi hingga suhu 75 derajat Celsius, lalu didinginkan sebelum dikemas dalam botol. Dengan penyimpanan di pendingin, susu ini bisa bertahan hingga dua hari, sementara jika dibiarkan di suhu ruangan, hanya bertahan sekitar empat jam.
Pasokan Susu dari Malang, Dijual di Outlet dan Pasar Ramadan
Meski berjualan di Denpasar, pasokan susu yang digunakan Rizal berasal dari Malang.
"Susu ini didatangkan dari koperasi unit desa di Malang, dikemas dalam mobil pendingin sebelum dikirim ke Bali," katanya.
Selain membuka stand khusus selama bulan Ramadan di Pasar Takjil Masjid Baiturrahman, Rizal juga memiliki outlet di Jalan Subur No. 39 bagi pelanggan yang ingin membeli susunya di luar bulan puasa.
Pasar Takjil Ramadan di Jalan Ahmad Yani ini menjadi salah satu destinasi favorit warga Denpasar untuk berburu hidangan berbuka puasa. Dari makanan khas seperti sate susu sapi hingga minuman segar seperti susu murni, berbagai pilihan kuliner menggoda tersedia untuk menemani waktu berbuka.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....