Ramadhan saatnya Bersihkan Udara dengan Eco Enzyme
- 04 Mar 2025 16:25 WIB
- Denpasar
KBRN,Denpasar; Ramadhan merupakan bulan yang dinanti-nanti umat Islam diseluruh dunia dan setiap muslim berlomba-lomba melakukan amal kebaikan selama bulan Ramadhan.
Ramadhan disebut bulan yang sangat mulia sebab banyak sekali kemuliaan yang terkandung didalamnya, salah satunya seluruh amal ibadah yang dilakukan akan diberikan pahala yang berlipat ganda.
Upaya mendapatkan pahala di bulan Ramadhan, maka Yayasan Al Hikmah Joglo Denpasar Barat melakukan penyemprotan eco enzyme ke udara pada sore hari sebelum berbuka puasa.
Kepada RRI Denpasar Senin sore (3/3/2025) melalui sambungan telepon , Ketua Yayasan Al Hikmah Joglo, H Maskuron mengatakan tujuan dilakukannya kegiatan ini guna menjaga kebersihan dan kenyamanan serta menjamin kesehatan udara sehingga kekhusyukan jamaah yang melakukan ibadah di Musholla Al Hikmah Joglo terjaga dengan kondusif.
“Kami berupaya melakukan pembersihan udara di sekitar musholla guna memberikan kenyaman serta menjamin kesehatan para jamaah selama beribadah di Musholla Al Hikmah Joglo”, harapnya dengan yakin.
Kegiatan penyemprotan ini, masih menurut H Maskuron, insyaallah akan dilakukan secara rutin setiap hari menjelang berbuka puasa guna menjamin kebersihan udara terutama di sekitar musholla.
Saat ditanya tentang mengapa harus menyemprotkan eco enzyme, H Maskuron menjelaskan karena eco enzyme mengandung senyawa radikal hidroksil dan ion hidroksil merupakan sabun udara yang dihasilkan oleh mikroba anaerob dan bekerja dalam pembuatan eco enzyme sebagai salah satu produk metabolit sekundernya.
Jadi setelah bereaksi dengan polutan selanjutnya akan menghasilkan produk akhir berupa oksigen atau O2.
“Eco enzyme diibaratkan sebagai sabun yang membersihkan dan menghilangkan polutan sehingga akan menghasilkan O2 yang bersih untuk kebutuhan manusia”, jelasnya dengan penuh semangat.
Lebih jauh H Maskuron mengatakan bahwa oksigen yang dihasilkan setelah dibersihkan dengan eco enzyme nantinya akan bertindak sebagai prekursor yakni senyawa yang berpartisipasi dalam reaksi kimia yang menghasilkan senyawa lain dalam pembentukan ozon.
Ozon yang dilepaskan eco enzyme, lanjut H Maskuron adalah 0,01ppm yang dapat menguraikan sebagian besar polutan di udara kita sebab ozon merupakan oksidator atau zat yang mengoksidasi zat lain yang baik.
“Pokoknya ozon yang dilepaskan eco enzyme mampu mengurai sebagian besar polutan di udara”, dengan nada meyakinkan.
Selanjutnya Ketua Yayasan ini mengelaborasi lebih dalam tentang ozon yang merupakan oksidator yang baik.
Menurutnya ozon selanjutnya dapat mengubah dan meneranformasi semua polutan dan racun yang ada di udara terurai, sehingga semua yang bersentuhan dengan eco enzyme di udara berubah menjadi baik bagi lingkungan dan kehidupan.
“Semua polutan atau racun dan unsur yang bersentuhan dengaan eco enzyme di udara berubah menjadi baik yang selanjutnya sangat bermanfaat bagi lingkungan dan kehidupan”, jelasnya lebih detail.
Sementara itu dikutip dari Laman Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Bali, eco enzym adalah cairan alam hasil fermentasi sampah organik seperti gula atau molase, sisa buah atau sayuran dan air yang multifungsi.
Penemu eco enzyme adalah Dr. Rosukon Poompanvong yang merupakan pendiri Asosiasi Pertanian Organik Thailand yang telah melakukan penelitian sejak era 1980-an.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....