Isack Hadjar Terima Dua Penalti di Formula 1 GP Kanada
- 27 Mei 2026 09:47 WIB
- Denpasar
RRI.CO.ID, Denpasar - Pembalap muda Red Bull Isack Hadjar gagal meraih hasil maksimal di F1 GP Kanada setelah dijatuhi dua penalti berat oleh pengawas balapan. Dua hukuman tersebut sekaligus membuyarkan kesempatannya untuk memperebutkan posisi podium yang lebih baik.
Pembalap berusia 21 tahun itu dijatuhi hukuman penalti waktu 10 detik akibat melakukan manuver bertahan yang terlambat. Selain itu, Hadjar juga menerima penalti stop-go karena dianggap tidak melambat saat bendera kuning (yellow flags) dikibarkan.
"Isack melakukan balapan yang sangat kuat, namun ia merasa bisa meraih hasil yang jauh lebih baik," ujar Prinsipal Tim Red Bull Laurent Mekies dilansir dari laman resmi Formula 1.
Mekies menilai rentetan kesalahan tersebut merupakan proses pembelajaran yang berharga bagi sang pembalap muda. Manajemen Red Bull mengaku siap menerima konsekuensi buruk dari keputusan berisiko yang mereka terapkan pada pembalap.
Sebab, menurut Mekies, membuat pembalap merasa sangat nyaman dengan mobil Formula 1 modern merupakan pekerjaan yang sangat sulit. Dirinya mencontohkan bagaimana Max Verstappen juga sempat merasa sangat tidak puas dengan performa mobilnya.
Kendati demikian, hasil finis kelima yang diraih Hadjar tetap dipandang sebagai sinyal positif bagi internal tim. Red Bull berkomitmen untuk terus mengeksplorasi batas kemampuan mobil pada seri-seri balapan berikutnya.
"Ini hanya undangan bagi kami untuk terus mengambil risiko dan terus menjelajah," ucap Mekies memungkasi evaluasi tim. Pihaknya merasa mobil Red Bull saat ini masih memiliki potensi besar yang belum sepenuhnya terbuka.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....