Bos Mercedes Nilai Duel Antonelli dan Russell Masih Wajar

  • 27 Mei 2026 10:07 WIB
  •  Denpasar

RRI.CO.ID, Denpasar - Bos Mercedes Toto Wolff mengomentari persaingan dua pembalapnya pada Grand Prix Kanada. Wolff menilai duel Kimi Antonelli dan George Russell masih dalam batas wajar.

Kedua pembalap Mercedes itu bersaing sengit pada awal balapan. Mereka saling salip memperebutkan posisi terdepan di Sirkuit Gilles Villeneuve. Persaingan ketat ini berlangsung pada balapan utama, Minggu, 24 Mei 2026.

"Persaingan itu masih bisa diterima," kata Wolff, dilansir dari Formula 1. "Mungkin kami lebih senang jika mereka mengurangi sedikit agresivitas." "Namun, semua itu masih tidak apa-apa."

Duel kedua pembalap ini sebelumnya juga terjadi pada sesi Sprint. Saat itu, Antonelli merasa tidak puas dengan manuver Russell di Tikungan 1. Manuver tersebut sempat membuat Antonelli keluar menuju area rumput.

Wolff awalnya tidak ingin membatasi semangat juang Antonelli di lintasan. Hal tersebut ia sampaikan usai sesi Sprint hari Sabtu berakhir. Namun, Wolff memastikan tim akan segera menggelar evaluasi.

Tim berencana berdiskusi sebelum seri Grand Prix Monako mendatang. "Saya pikir kita perlu menenangkan situasi terlebih dahulu," ucap Wolff. "Kami juga harus memastikan George berada dalam kondisi pikiran yang baik."

Wolff menegaskan bahwa tim Mercedes selalu mengedepankan asas transparansi. Puncak persaingan berakhir saat Russell gagal finis pada Putaran 30. Mobil Russell mengalami masalah power unit yang memaksanya berhenti.

Kondisi ini membuat Antonelli melaju bebas memimpin sisa balapan. Ia akhirnya meraih kemenangan keempatnya secara beruntun musim ini. Kemenangan ini mengukuhkan posisi Antonelli di puncak klasemen sementara.

Antonelli kini unggul 43 poin setelah melewati lima seri balapan. Meski timnya menang, Wolff merasa hasil balapan ini terasa pahit manis. "Kemenangan tetaplah kemenangan. Kimi pantas mendapatkannya," tuturnya.

"Namun, ini menjadi momen yang sedikit pahit bagi tim," katanya, menambahkan. Wolff kecewa karena mobil Russell yang sempat memimpin mengalami kerusakan mesin. "Kami mengecewakannya dengan kerusakan mesin tersebut," ujarnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....