Formula 1 Gunakan Bahan Bakar Berkelanjutan Tahun 2026

  • 31 Jan 2026 12:14 WIB
  •  Denpasar

RRI.CO.ID, Denpasar - Ajang balap mobil bergengsi Formula 1 (F1) resmi memperkenalkan penggunaan bahan bakar berkelanjutan mulai musim 2026. Langkah ini merupakan bagian dari komitmen besar F1 untuk mencapai target bebas emisi pada 2030.

Penggunaan bahan bakar ramah lingkungan ini menjadi perubahan teknis terbesar dalam satu dekade terakhir bagi kompetisi jet darat. F1 ingin membuktikan bahwa teknologi tinggi dapat selaras dengan upaya perlindungan lingkungan global.

Bahan bakar baru tersebut dirancang sepenuhnya dari sumber canggih seperti penangkapan karbon di udara dan limbah perkotaan. Tidak ada lagi kandungan minyak mentah yang digunakan dalam racikan bahan bakar khusus ini.

Meski ramah lingkungan, bahan bakar ini dipastikan tetap menghasilkan tenaga yang setara dengan bahan bakar fosil konvensional. Hal ini penting untuk menjaga kualitas persaingan dan kecepatan mobil balap di lintasan.

Pihak F1 memastikan proses produksinya menggunakan energi terbarukan sesuai dengan standar keberlanjutan internasional yang sangat ketat. Hal ini bertujuan agar seluruh rantai produksi tetap memberikan dampak positif bagi bumi.

Keputusan ini juga menjadi pesan kuat bagi industri otomotif dunia mengenai masa depan energi hijau. F1 berharap teknologi ini nantinya dapat diadaptasi untuk kendaraan komersial di jalan raya.

Transformasi ini tidak hanya terjadi di lintasan balap, namun juga pada seluruh fasilitas pendukung di sirkuit. Paddock dan pusat penyiaran F1 nantinya akan menggunakan energi matahari guna menekan jejak karbon.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....