Suzuki S-Presso, Mobil Kompak Irit Cocok Untuk Harian

  • 21 Jan 2026 14:14 WIB
  •  Denpasar

RRI.CO.ID, Denpasar - Suzuki S-Presso kembali menjadi perbincangan hangat di kalangan pecinta otomotif Indonesia karena menawarkan paket harga yang sangat kompetitif di bawah Rp200 juta. Mobil yang mengisi segmen entry level ini dinilai memiliki nilai investasi yang cukup baik karena harga bekasnya yang cenderung stabil dibandingkan rival sekelasnya.

Selain itu, tampilannya yang unik kini sering dijadikan kanvas bagi para modifikator untuk berekspresi, menjadikannya salah satu mobil termurah Suzuki yang tetap memiliki daya tarik tersendiri di jalan raya.

Keunggulan utama dari Suzuki S-Presso terletak pada efisiensi bahan bakarnya yang luar biasa, di mana hasil pengujian menunjukkan konsumsi bahan bakar hingga 27 km/liter, menyamai efisiensi mobil berteknologi hybrid. Performa ini didukung oleh mesin K10 berkapasitas 1.000 cc yang dikenal tangguh, bandel, dan sangat cocok untuk penggunaan harian di perkotaan yang sering mengalami kemacetan stop and go.

Kelincahannya pun patut diacungi jempol, dengan dimensi kompak dan radius putar yang bersahabat, mobil ini sangat mudah digunakan untuk bermanuver di jalan-jalan sempit maupun saat mencari ruang parkir.

Meskipun masuk dalam kategori mobil murah, Suzuki S-Presso menyematkan berbagai fitur modern yang cukup mengejutkan. Head unit standarnya sudah dilengkapi dengan fitur Apple CarPlay dan Android Auto, yang bahkan dianggap lebih canggih daripada beberapa model Suzuki lain yang lebih mahal.

Dari sisi keselamatan, mobil ini sudah dibekali dengan dual airbags, sistem pengereman ABS+EBD, stability control, hingga hill hold control untuk kenyamanan saat berhenti di tanjakan. Kabinnya juga terasa cukup lega untuk ruang kaki dan kepala, meskipun pengaturan kaca jendela baris kedua masih menggunakan sistem engkol manual.

Namun demikian, terdapat beberapa catatan mengenai kenyamanan dan mekanis yang perlu diperhatikan oleh calon pembeli. Transmisi AGS (Auto Gear Shift) memiliki karakter perpindahan gigi yang kurang sigap, sehingga pengemudi disarankan menggunakan mode manual untuk mendapatkan ritme berkendara yang lebih halus.

Selain itu, mesin 3 silindernya menghasilkan vibrasi yang lebih terasa dibandingkan mesin 4 silinder, serta fitur self alignment pada setir yang dirasa kurang cepat saat kembali ke posisi lurus setelah berbelok. Secara keseluruhan, Suzuki S-Presso tetap menjadi pilihan yang sangat menarik bagi pencari mobil pertama yang memprioritaskan durabilitas tinggi dan biaya operasional yang rendah.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....