Aion UT Dimensi Kecil Setara Cloud EV

  • 30 Okt 2025 14:39 WIB
  •  Denpasar

KBRN, Denpasar: Mobil listrik Aion UT hadir sebagai kontestan baru di pasar otomotif Indonesia dengan tawaran yang menarik, memadukan desain ringkas dengan dimensi yang ternyata tidak kecil. Meskipun diposisikan sebagai model Aion termurah dan terkecil, hasil ulasan menunjukkan bahwa secara angka, mobil ini memiliki lebar yang setara dengan Wuling Cloud EV, yakni 1.850 mm, dengan panjang sedikit di bawah 4,3 meter. Aion UT dibanderol mulai dari harga Rp325 juta untuk tipe terendah dengan jarak tempuh 400 km (NEDC) dan mencapai Rp363 juta untuk tipe tertinggi dengan jangkauan 500 km (NEDC). Harga ini dinilai sangat terjangkau mengingat kelas dan kelengkapan fitur yang ditawarkannya, menjadikannya opsi yang menarik di segmen mobil listrik.

Secara desain, Aion UT mendapatkan apresiasi tinggi karena tampilannya yang dinilai paling disukai di antara model Aion lainnya, dengan detail menarik seperti lampu matrix cube di bagian depan. Di sektor fitur, mobil ini mengejutkan dengan kelengkapan yang biasanya ditemukan pada kendaraan segmen atas, termasuk pintu bagasi otomatis (power back door), kamera 360 derajat, dan atap panoramik. Interiornya mengadopsi konsep futuristik ala Tesla, di mana hampir semua kontrol, termasuk pengaturan spion dan pengunci pintu, terintegrasi ke dalam layar sentuh utama. Fitur modern lainnya yang disematkan adalah pengisi daya nirkabel 50W yang dilengkapi kipas pendingin untuk menjaga suhu perangkat.

Dari sisi performa, varian premium Aion UT ditenagai motor listrik yang menghasilkan tenaga 204 HP dan torsi 210 Nm, memungkinkannya berakselerasi dari 0 ke 100 km/jam hanya dalam 7 detik, angka yang mengesankan untuk mobil di kelas ini. Dinamika berkendaranya terasa menyenangkan berkat akurasi kemudi yang baik, serta peredaman suspensi depan yang sangat nyaman terutama saat melaju di bawah kecepatan 60 km/jam. Meskipun demikian, tenaga yang besar pada penggerak roda depan (FWD) menyebabkan efek torque steer saat berakselerasi dengan keras.

Meskipun secara keseluruhan Aion UT menawarkan value for money yang tinggi, terdapat beberapa catatan yang perlu ditingkatkan, yang sebagian besar berkaitan dengan penyetelan (tuning) perangkat lunak dan kenyamanan. Kekurangan yang paling signifikan adalah kinerja pendingin udara (AC) yang dirasa kurang dingin pada siang hari yang terik. Selain itu, pedal gasnya dinilai terlalu sensitif, dan sudut sandaran kursi belakang terasa terlalu tegak, yang dapat mengurangi kenyamanan untuk perjalanan jauh. Terlepas dari kekurangan minor tersebut, Aion UT tetap menjadi pilihan yang sangat potensial dan mungkin menjadi salah satu yang terbaik di kelasnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....