XPENG G6 Menjadi Rival Tesla Model Y
- 27 Okt 2025 14:34 WIB
- Denpasar
KBRN, Denpasar: Kedatangan Xpeng G6, yang digadang-gadang sebagai rival kuat Tesla Model Y, di Indonesia menjadi sorotan utama di pasar otomotif. Kehadiran mobil listrik ini dibawa oleh pemain yang tak terduga, yaitu Era Jaya, sebuah perusahaan yang dikenal di bidang ritel ponsel, bukan distributor otomotif. Keputusan ini selaras dengan latar belakang pendiri Xpeng, He Xiaopeng yang memiliki kaitan erat dengan raksasa teknologi seperti Alibaba Mobile Business Group.
Xpeng G6 pertama kali diluncurkan di Indonesia pada Juni 2025. Namun, hanya berselang dua bulan, varian facelift yang lebih baru, G6 Pro, langsung diperkenalkan pada GIIAS 2025 di bulan Agustus, menjadikannya salah satu mobil tercepat yang mengalami pembaruan di pasar Indonesia. Model awal Xpeng G6 dibanderol dengan harga Rp 599 juta, sementara G6 Pro memiliki harga yang sedikit lebih tinggi, yaitu Rp 619 juta, menunjukkan perbedaan harga sebesar Rp 20 juta. Selain itu, terdapat kabar baik bahwa mobil ini akan dirakit secara lokal (CKD) di Indonesia, yang akan dilakukan oleh Handal Motor Indonesia.
Sebagai mobil listrik modern, Xpeng G6 menonjolkan arsitektur canggih 800 volt, yang memungkinkan pengisian daya sangat cepat hingga 230 kw. Mobil ini juga memiliki efisiensi aerodinamis luar biasa dengan coefficient of drag (Cd) hanya 0,24. Varian Standard Range penggerak roda belakang (RWD) menggunakan baterai LFP 66 kwh dan diklaim memiliki jangkauan 435 km berdasarkan standar WLTP. Mobil ini sarat dengan teknologi dan dilengkapi sistem bantuan pengemudi (ADAS) yang canggih, termasuk kamera 360 derajat yang jernih dan fitur tampilan spion digital di speedometer saat lampu sein diaktifkan.
Dari sisi pengalaman berkendara, Xpeng G6 memberikan kesan premium dengan kualitas material dan detail yang sangat baik, yang membuatnya terasa seperti mobil kelas miliaran rupiah, bukan Rp 600 juta. Dinamika berkendara, handling, dan suspensi yang nyaman (khususnya di jalan tol) mendapat pujian. Namun, pengulas menyoroti kelemahan utama, yaitu terlalu digital, di mana fungsi-fungsi dasar seperti kontrol AC harus diakses melalui layar, serta kurangnya ruang penyimpanan konvensional. Meskipun demikian, Xpeng G6 secara keseluruhan dinilai jauh lebih unggul dibandingkan rivalnya, Tesla Model Y, kecuali pada aspek antarmuka digital yang dinilai terlalu berlebihan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....