Suzuki Access 125 2025 Penantang Baru Skutik Retro
- 26 Sep 2025 10:41 WIB
- Denpasar
KBRN, Denpasar: Pasar skutik retro di Indonesia semakin memanas dengan kehadiran Suzuki Access 125 model tahun 2025. Diluncurkan di IMOS 2025, skutik ini diposisikan sebagai penantang serius bagi rival-rivalnya yang telah mapan, seperti Yamaha Fazzio dan Honda Scoopy. Suzuki Access 125 mengusung desain klasik yang kental, namun dilengkapi fitur-fitur modern.
Skutik yang berstatus Completely Built Up (CBU) dari India ini dibanderol dengan harga yang kompetitif, yaitu Rp 25,5 juta On The Road (OTR) Jakarta, berupaya menarik perhatian konsumen yang mencari kombinasi antara gaya klasik, kepraktisan, dan harga yang terjangkau.
Dari sisi desain dan material, Access 125 tampil menawan dengan gaya retro klasik, terutama di bagian depan. Kualitas bodinya patut diacungi jempol karena beberapa komponen, seperti fender depan dan sayap pelindung, dibuat menggunakan material besi, memberikan kesan kokoh. Sistem pencahayaan juga sudah mengadopsi full LED pada lampu depan (headlamp) dan lampu belakang (stop lamp).
Namun, ada sedikit catatan pada proporsi desain, terutama di bagian belakang. Penggunaan ban belakang ring 10 inci dinilai membuat tampilan buritan terlihat "menggantung" dan kurang proporsional dibandingkan ban depan yang menggunakan ring 12 inci.
Di balik desainnya, Suzuki Access 125 menggendong mesin 124 cc berpendingin udara. Mesin ini mampu menyemburkan tenaga sebesar 8,6 horsepower dan torsi 10 Nm. Karakter mesin diklaim unggul pada putaran bawah hingga menengah, menjadikannya sangat cocok dan responsif untuk penggunaan sehari-hari di dalam kota. Meskipun tidak menggunakan teknologi mesin canggih seperti pada Suzuki Burgman, Access 125 mempertahankan fitur kickstarter, yang jarang ditemukan pada motor modern. Uniknya, skutik ini menempatkan tutup tangki bensin berkapasitas 5,3 liter di bagian belakang bodi, serta merekomendasikan penggunaan bensin minimal RON 92.
Suzuki Access 125 juga menawarkan berbagai fitur yang mendukung kenyamanan berkendara. Sayangnya, untuk pasar Indonesia, panel instrumennya masih berupa kombinasi analog dan digital monokrom, berbeda dengan versi India yang memiliki panel TFT digital dengan fitur navigasi turn-by-turn. Fitur lain yang melengkapi antara lain tombol hazard, port pengisian daya USB, dan dek kaki yang lega untuk menampung barang bawaan. Kapasitas bagasi bawah jok mencapai 24 liter. Dengan tinggi jok 770 mm dan bobot hanya 106 kg, motor ini sangat mudah dioperasikan dan dipindah-pindahkan, bahkan oleh pengendara dengan postur tubuh yang tidak terlalu tinggi.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....