Penantian Selama 32 Tahun, Indonesia Raih Dua Emas Di Olimpiade, Bukti Peningkatan Kualitas Pembinaan Cabor

  • 10 Agt 2024 23:00 WIB
  •  Denpasar

KBRN, Denpasar: Kontingen Indonesia meraih dua medali Emas di Olimpiade Paris 2024, Emas pertama Indonesia diraih oleh Veddriq Leonardo dari cabang olahraga panjat tebing nomor speed. Sementara emas kedua Indonesia dipersembahkan oleh Rizki Juniansyah dari cabor angkat besi di nomor 73kg.

Anindya Bakrie, selaku Chef de Mission Indonesia dalam konferensi pers Jumat, (9/8/2024) mengapresiasi capaian dua medali emas Kontingen Indonesia di Olimpiade Paris 2024. Menurutnya, pencapaian ini menjadi bukti dari meningkatnya kualitas pembinaan cabang olahraga yang kali ini dipersembahkan dari cabang olahraga bukan unggulan Indonesia yaitu bulu tangkis.

"Tentu ini suatu sejarah. Kenapa? Satu, selama 32 tahun kita belum pernah mendapatkan dua emas. Apalagi, dua emas dari cabang olahraga yang berbeda di luar daripada badminton, artinya Indonesia selama 32 tahun telah memperluas atau memperkuat kualitas cabang olahraganya" kata Anindya.

Dalam kesempatan yang sama, Anindya juga mengapresiasi perolehan Veddriq Leonardo di cabor panjat tebing. Selain bisa menyumbangkan emas perdana untuk Indonesia, catatan waktunya hanya 4,75 detik di final dan membuat atlet 27 tahun ini sukses memecahkan sejarah.

"Veddriq ini bukan saja juara dunia. Bukan hanya menang Emas saja di Olimpiade, tapi orang pertama yang pernah mendapatkan medali untuk speed climbing individu di dunia tercepat dalam sejarah. Ini akan selalu tercatat," pungkas Anindya.

Keberhasilan Indonesia membawa pulang dua emas dalam satu Olimpiade merupakan yang pertama sejak 32 tahun lalu pada ajang Olimpiade musim panas 1992 di Barcelona, Spanyol. Ketika itu, Alan Budikusuma dan Susi Susanti dari cabor bulu tangkis tunggal putra dan tunggal putri masing-masing berhasil membawa pulang Emas ke tanah air.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....