Tim Indonesia Lampaui Target di Asian Games 2026 dengan 5 Emas dan 9 Rekor

  • 05 Okt 2026 11:23 WIB
  •  Denpasar

RRI.CO.ID, Nagoya - Perjuangan Tim Indonesia pada Asian Games ke-20 Aichi-Nagoya 2026 resmi ditutup dengan torehan prestasi membanggakan. Kontingen Merah Putih mengakhiri kompetisi di posisi ke-16 klasemen akhir dengan mengumpulkan total 39 medali, terdiri dari 5 medali emas, 11 perak, dan 23 perunggu, sekaligus melampaui target awal sebanyak 4 medali emas.

Selain melampaui target, atlet-atlet Indonesia juga berhasil menorehkan 9 rekor baru di tingkat dunia, Asia, dan Asian Games. Seluruh 5 medali emas Indonesia disumbangkan dari cabang olahraga olimpiade, yakni angkat besi melalui Rahmat Erwin Abdullah, panjat tebing lewat Desak Made Rita Kusuma Dewi, panahan melalui Nurisa Dian Ashrifah, serta bulu tangkis beregu putra dan ganda putra Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin.

Penampilan monumental ditunjukkan Rahmat Erwin Abdullah di nomor 75 kg angkat besi yang memecahkan rekor dunia, Asia, dan Asian Games dengan angkatan clean & jerk 206 kg serta total angkatan 366 kg. Di cabor panjat tebing, Desak Made Rita mengukir rekor Asia dan Asian Games nomor women's speed dengan waktu 6,062 detik, sementara Aditya Tri Syahri memperbarui rekor Asian Games men's speed dengan 4,62 detik.

Sejarah baru juga tercipta lewat cabor panahan saat Nurisa Dian Ashrifah meraih emas pertama Indonesia di nomor compound putri, serta tim bulu tangkis beregu putra yang mengakhiri penantian emas selama 28 tahun. Chef de Mission (CdM) Tim Indonesia, Todotua Pasaribu, mengapresiasi tinggi seluruh perjuangan atlet, pelatih, NOC Indonesia, Kemenpora, dan seluruh pihak terkait atas keberhasilan melampaui target tersebut.

"Alhamdulillah, puji syukur. Final per hari ini, setelah kita mengetahui total medali yang dicapai dan diraih oleh Tim Indonesia sebanyak 39 medali, terdiri dari 5 emas, 11 perak dan 23 perunggu. Tentunya ini adalah capaian yang terbaik. Berdasarkan target yang diberikan Kemenpora, 4 emas, maka Tim Indonesia dalam Asian Games ini bisa mencapai sebanyak 5 emas," ujar Todotua Pasaribu.

Todotua menambahkan, kesuksesan ini tidak lepas dari koordinasi dan konsolidasi yang kuat antara tim CdM, Kemenpora, NOC Indonesia, dan seluruh federasi cabang olahraga. Selain cabor utama, cabor baru seperti teqball, padel, MMA, surfing, dan E-Sport juga turut memperluas spektrum medali Indonesia.

"Asian Games adalah ajang pertarungan yang penuh dengan tantangan. Tapi dengan koordinasi yang baik, dengan konsolidasi yang baik, kami dengan NOC, dengan Kemenpora dan khususnya para cabang olahraga yang mengikuti kompetisi ini, kita berkoordinasi dengan baik. Segala sesuatu tantangan-tantangan yang ada, secara nonteknis bisa kita selesaikan dengan baik," pungkasnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....