Kejurprov KKI Bali, Jadi Ajang Seleksi Karateka menuju Kejurnas
- 28 Agt 2026 22:04 WIB
- Denpasar
RRI.CO.ID, Badung- Sebanyak 752 karateka dari berbagai dojo di Bali ambil bagian dalam Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Kushin Ryu M Karate-Do Indonesia (KKI) Bali yang digelar di GOR Purna Krida, Kerobokan, Badung 28-30 Agustus 2026.
Kejurprov KKI Bali tahun ini mengusung tema “Organisasi Kuat, Prestasi Hebat”. Dari total peserta, sebanyak 531 atlet turun di kelas open, sedangkan 221 atlet lainnya mengikuti kategori Festival.
Kejurprov resmi dibuka Wakil Ketua I KONI Bali Maryoto Subekti yang mewakili Ketua KONI Bali. Pembukaan ditandai dengan pemukulan gong sebagai tanda dimulainya persaingan para karateka dari seluruh penjuru Pulau Dewata.
Ketua Umum Pengprov KKI Bali, I Wayan “Gendo” Suardana, mengatakan Kejurprov tahun ini diikuti 34 kontingen yang berasal dari seluruh dojo KKI di Bali.
“Untuk Kejurprov kali ini diikuti 752 atlet dari 34 kontingen yang hadir dari seluruh dojo-dojo KKI Bali,” ujar Gendo seusai pembukaan.
Menurutnya, Kejurprov bukan sekadar ajang perebutan medali, tetapi juga menjadi bagian penting dalam pembinaan atlet. Selain meningkatkan prestasi dan mengasah mental bertanding, kejuaraan ini sekaligus menjadi sarana seleksi atlet menuju Kejuaraan Nasional (Kejurnas) KKI.
“Ini adalah agenda tahunan untuk menjadi ajang peningkatan prestasi, sekaligus menguji para atlet dan mendidik mental mereka. Yang paling penting, ini menjadi ajang seleksi menuju Kejurnas, karena KKI setiap tahun menggelar kejuaraan nasional,” katanya.
Gendo menambahkan, perkembangan KKI Bali dalam beberapa tahun terakhir menunjukkan tren positif. Jumlah karateka aktif yang tergabung dalam KKI Bali kini mencapai sekitar 5.000 orang, di luar anggota yang tidak lagi aktif.
Dari sisi prestasi, atlet-atlet KKI Bali juga mulai menunjukkan kiprah di level nasional hingga internasional. Salah satunya Bripda Astrid yang baru saja meraih medali emas pada Thailand Open dan diproyeksikan tampil pada Australia Open.
“Perkembangan KKI cukup bagus. Dojo-dojo kita semakin berkembang, jumlah anggota yang aktif mencapai angka 5.000-an karateka. Secara prestasi juga cukup bagus, meningkat dan banyak yang berprestasi di tingkat nasional, bahkan regional,” ungkapnya.
Ke depan, KKI Bali bertekad mempertahankan sekaligus meningkatkan prestasi dengan mencetak lebih banyak atlet yang mampu memperkuat Bali maupun Timnas Indonesia.
“Target kita tetap mempertahankan prestasi dan berusaha semaksimal mungkin menyumbang atlet untuk Bali, bahkan untuk Indonesia. Banyak sekarang muncul atlet-atlet muda yang mulai menunjukkan prestasi secara nasional,” ujarnya.
Kejurprov KKI Bali juga dimanfaatkan sebagai ajang pemantauan bakat atau talent scouting. Para atlet yang tampil akan dipantau sebagai bagian dari persiapan menuju ajang olahraga tingkat daerah maupun nasional.
Gendo menjelaskan, hasil pemantauan tersebut nantinya menjadi bahan masukan bagi para pelatih untuk menentukan program pembinaan atlet di masing-masing dojo dan kabupaten/kota.
“Di kejuaraan ini kita juga punya talent scouting. Mereka akan menilai dan memberikan masukan kepada pelatih-pelatih yang selanjutnya pengetahuannya bisa didistribusikan ke dojo-dojo dan pengkab-pengkab,” jelasnya.
Ia berharap proses tersebut dapat membantu KKI Bali menemukan bibit-bibit potensial yang nantinya bisa memperkuat kabupaten/kota masing-masing, Bali, hingga Indonesia. Selain pembinaan prestasi, KKI Bali saat ini juga mulai mengembangkan sistem digitalisasi dan sport science dalam proses latihan atlet.
Menurut Gendo, penerapan sport science penting untuk memastikan program latihan disusun berdasarkan ilmu pengetahuan olahraga. Langkah tersebut diharapkan dapat menekan risiko cedera sekaligus mencegah atlet mengalami perkembangan yang terlalu cepat tanpa fondasi fisik yang memadai.
“Kita sedang fokus memasyarakatkan dojo-dojo KKI, kemudian mengembangkan sistem digitalisasi dan sport science. Pelatihan berbasis keilmuan karena kita banyak punya sumber daya yang expert di bidangnya,” katanya.
Salah satunya dengan melibatkan Kyoshi Ardi Ganggas yang memiliki keahlian di bidang fisiologi olahraga. KKI Bali bahkan tengah menyusun kurikulum agar pembinaan di dojo ke depan semakin berbasis ilmu pengetahuan.
“Pelatihan-pelatihan di dojo itu ke depannya berbasiskan keilmuan atau science. Itu untuk menghindari cedera dini dan juga menghindari atlet yang prematur,” ujarnya.
KKI Bali juga tengah mengembangkan sistem perankingan atlet. Dengan sistem tersebut, diharapkan setiap atlet memiliki jenjang prestasi yang jelas, mulai dari usia dini hingga kategori senior.
Menariknya, Kejurprov kali ini juga melibatkan tim sport recovery dari FitDojo. Tim yang terdiri dari dokter-dokter yang memiliki perhatian pada bidang olahraga tersebut bertugas membantu melakukan pemantauan kondisi kesehatan dan kelayakan atlet sebelum bertanding.
Gendo menjelaskan, pemeriksaan tersebut penting untuk mendeteksi kemungkinan cedera atau gangguan kesehatan yang sudah dimiliki atlet sebelum turun bertanding.
“Kadang ada kejadian atlet cedera bukan karena saat tampil, tetapi sebenarnya ada cedera bawaan atau sakit bawaan yang bisa lebih cepat dideteksi,” katanya.
Melalui keterlibatan tim sport recovery, kondisi atlet dapat dipantau sehingga dapat diketahui apakah seorang atlet layak bertanding atau membutuhkan penanganan terlebih dahulu.
“Dari sini kita bisa melihat apakah atlet ini layak atau tidak untuk bertanding. Kalau tidak, seperti apa recovery atau treatment-nya. Itu yang akan direkomendasikan oleh mereka,” imbuh Gendo.
Sementara itu, Ketua Panitia Kejurprov KKI Bali, Ketut Murti, mengatakan hasil kejuaraan akan menjadi salah satu acuan dalam menentukan atlet yang akan memperkuat Bali pada Kejurnas.
Kejurprov kali ini juga diikuti para atlet Grade 1 KKI Bali. Mereka dituntut menunjukkan kemampuan terbaik dengan menghadapi pesaing dari seluruh kabupaten/kota di Bali.
Dengan persaingan yang ketat serta sistem pemantauan atlet yang semakin terukur, Kejurprov KKI Bali diharapkan tidak hanya menghasilkan juara, tetapi juga melahirkan talenta-talenta baru yang mampu mengharumkan nama Bali di tingkat nasional maupun internasional.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....