Pemanah Cilik Asal Badung Sabet Tiga Medali Kejurnas Junior di Jateng
- 31 Jul 2026 14:25 WIB
- Denpasar
RRI.CO.ID, Badung- Setiap usaha jujur, proses panjang, dan ketekunan pasti membuahkan hasil terbaik. Hal inilah yang dirasakan atlet panahan Badung Komang Dylan Wikan Daniswara.
Pemanah cilik kelas III SD Harapan Nusantara ini sukses menyabet tiga medali yakni 1 emas, 1 perak dan 1 perunggu dalam Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Panahan Junior di Kudus Jawa Tengah. Dylan menjadi winner dan berhak atas podium tertinggi Divisi Nasional U-10.
Dihubungi RRI Jumat, 31 Juli 2026, Ibunda Dylan, Ni Nyoman Yaseni menuturkan Kejurnas ini merupakan debut pertama putranya tampil di kancah Nasional. Hasil manis yang diraih Dylan merupakan hasil kerja keras dan kegigihan dalam berlatih. Dylan baru sekitar 1,5 tahun lalu berlatih panahan di klub Arsa Archery.

“Dylan baru gabung panahan itu sekitar 1,5 tahun lalu. Tapi tahun 2025 banyak cobaan, Dylan banyak cidera, bahkan tangan dan kakinya juga sempat luka lumayan parah, sehingga banyak off dalam latihan. Tapi tahun 2026 ini Dylan bisa bangkit lagi, dan benar-benar bekerja keras, apalagi untuk event Nasional dia latihannya bisa pagi, sore dia,” tuturnya.
Nyoman Yaseni mengatakan pasca Kejurnas ini, Dylan akan fokus mempersiapkan diri mengikuti event Bupati Badung Cup September mendatang.
“Ini baru sampai di Bali setelah Kejurnas di Jateng, tapi nanti Dylan justru ingin langsung latihan lagi sore hari di klubnya. Bulan September itu akan ada Bupati Badung Cup, jadi dia sudah mulai persiapan lagi, dan harus disiplin atur waktu antara latihan dan sekolah,” ujarnya.
Apresiasi tinggi juga diberikan Ketua Umum Pengprov Persatuan Panahan Indonesia (Perpani) Bali I Made Rentin. Dalam Dialog RRI Denpasar, Made Rentin mengatakan keberhasilan tim panahan Bali menyabet 3 emas, 4 perak dan 3 perunggu Kejurnas Junior tahun 2026 ini tidak terlepas dari dukungan berbagai pihak terutama orang tua atlet.

“Apresiasi tinggi kami sampaikan kepada seluruh atlet yang telah bekerja keras, dan juga untuk dukungan yang begitu maksimal dari para orang tua atlet yang senantiasa mendukung anaknya, hadir langsung di venue mendampingi putra putrinya. Ini yang sering saya sebut sinergi Multi Helix, baik dari Atlet, Orang Tua, Pelatih,dan juga Pengurus Cabor, termasuk dukungan dari KONI Bali dan Kabupaten/Kota,” imbuhnya.
Made Rentin menambahkan guna memasifkan pemerataan pembinaan atlet di seluruh kabupaten/kota, Pengprov Perpani Bali ke depan akan lebih menguatkan sinergi dengan pengkab/pengkot. Ia menilai dari sembilan kabupaten/kota di Bali, baru empat wilayah yang aktif dan masif melakukan pembinaan dari usia muda yakni Denpasar, Badung, Buleleng dan Gianyar.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....