Perpani Bali Kantongi Tiga Emas Kejurnas Junior di Jateng

  • 31 Jul 2026 10:04 WIB
  •  Denpasar

RRI.CO.ID, Denpasar- Pengprov Persatuan Panahan Indonesia (Perpani) Bali sukses mengawal perjuangan atlet dalam Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Junior di Kudus Jawa Tengah. Hasil manis pun berhasil diraih tiga pemanah Bali dengan menghuni podium tertinggi.

Tim Bali mengoleksi 3 emas, 4 perak dan 3 perunggu. Medali emas disumbang dari atlet Divisi Nasional U-18 I Putu Bara Adyuta Putra Sanggita, U-15 Safira Azzahra, dan U-10 Komang Dylan Wikan Daniswara.

Dihubungi RRI Kamis, 30 Juli 2026, Putu Bara mengaku bersyukur mampu meraih medali emas di Kejurnas Junior ini. Tekanan mental sempat dialami selama pertandingan karena harus menghadapi pesaing berat dari daratan Jawa.

“Mereka persiapannya matang. Di Jawa mereka itu lebih sering ikut lomba dan event lebih banyak, jadi mentalnya lebih bagus dibandingkan saya yang masih kurang jam terbang, jadi saat tanding benar-benar merasa grogi banget”, ungkapnya.

Rasa bangga juga disampaikan ayahanda Putu Bara, I Putu Pradana Sanggita yang ikut menyaksikan langsung penampilan buah hatinya di Kejurnas Jateng. Diakui Putu Bara memiliki komitmen tinggi berlatih panahan sejak kelas 5 Sekolah Dasar hingga saat ini kelas X di SMAN 1 Denpasar.

“Putu Bara berproses dari tingkat kota ke Provinsi dan sekarang ada kesempatan tampil di Nasional. Sebagai orang tua kami sebisa mungkin memberikan motivasi dan support maksimal,” ungkapnya.

Kebanggaan sama juga dirasakan ibu Nur Laili ketika anaknya Safira Azzahra meraih medali emas U-15. Ketegangan pun terjadi saat menghadapi pemanah Kalimantan Timur yang notabena merupakan Juara Kejurnas tahun lalu.

“Saingan berat itu di final melawan Kaltim, dia juara tahun lalu. Di kualifikasi Kaltim peringkat satu, Safira peringkat tiga. Sempat tertinggal 4-0, lalu kita ngejar jadi 4-4, sampai 5-5, lalu sampai shoot-off dan angin untungnya berpihak ke Bali, Kaltim meraih 7 dan Safira 10. Jadi benar-benar hati itu serasa meledak saat itu,” tuturnya.

Pada kesempatan sama Safira Azzahra pun mengakui kesulitan terberat saat bertanding adalah menyesuaikan kondisi angin. Meski demikian dirinya mengaku senang dapat mempersembahkan prestasi terbaik untuk Bali.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....