Antisipasi Krisis Pelatih, KONI Badung Gembleng Ratusan Pelatih Muda
- 03 Jul 2026 11:05 WIB
- Denpasar
RRI.CO.ID, Badung- Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Badung menggembleng ratusan pelatih muda dalam kegiatan Training of Trainers (TOT) 3-4 Juli 2026 di Swiss-Bellhotel Rainforest Sunset Road, Kuta, Badung. Pelatihan pelatih tersebut dibuka Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (Disdikpora) Badung, I Gusti Made Dwipayana.
Dalam sambutannya Kadisdikpora Badung , I Gusti Made Dwipayana menegaskan pelatih memiliki peran penting dalam proses pembinaan atlet. Tidak saja mengantarkan atlet meraih prestasi puncak, tetapi juga pada pembentukan karakter atlet sejak usia muda.
“Dari atlet muda jangan diajarkan anak-anak itu untuk berbuat curang. Kita di Badung tidak perlu seperti itu, kita tidak perlu curang, kita pasti juara, jangan meniru yang lain. Ada yang pura-pura cidera karena pelatihnya nyuruh,” tuturnya.

Hal senada disampaikan Ketua Umum KONI Badung I Made Sutama. Melalui TOT ini KONI Badung ingin menyiapkan regenerasi pelatih unggul di masing-masing cabang olahraga. Ia mengakui TOT ini juga menjadi solusi terbaik untuk mengantisipasi krisis pelatih dari cabor-cabor di bawah naungan KONI Badung.
“Kita membutuhkan kaderisasi yang lebih mapan, dari awal kita harus persiapkan matang. Ini yang ikut TOT adalah yang benar-benar belum pernah ikut TOT, sehingga nanti mereka bisa getoktularkan kepada yang lain juga,” ujarnya.
Sementara itu Ketua Panitia TOT I Ketut Widia Astika mengatakan selama 2 hari para pelatih muda tersebut akan digembleng oleh instruktur yang sudah berpengalaman dari Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha), Singaraja. Adapun materi yang akan diajarkan diantaranya prinsip-prinsip dasar pelatihan modern, teknik pengukuran fisik, monitoring, dan evaluasi atlet, penyusunan program latihan berbasis analisis kebutuhan cabor, dan implementasi program latihan kinerja pelatih.
“Materi pelatihan sudah disiapkan dan disusun sedemikian rupa dengan sangat baik meliputi antara lain high performance training serta perioderisasi dan prinsip latihan modern, tes dan pengukuran fisik serta monitoring dan evaluasi atlet, psikologi olahraga dan juga mental performance,” jelasnya.
Para pelatih muda itu juga akan dibimbing para pengajar profesional Undiksha dalam workshop penyusunan program latihan, membuat simulasi serta mengimplementasikannya sesuai kelompok cabang olahraga. Ada sekitar 6 instruktur bergelar Doktor dari Undiksha yang membagikan ilmunya untuk para pelatih muda di Kabupaten Badung.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....