Hadir di Uluwatu, LIGA.Tennis Siapkan Program Adaptif dan Komprehensif
- 14 Jun 2026 19:16 WIB
- Denpasar
RRI.CO.ID, Kuta Selatan - LIGA.Tennis membuka cabang di kawasan Uluwatu, Kuta Selatan, Badung. Cabang kesembilan ini menjadi jawaban atas pesatnya pertumbuhan olahraga tennis, termasuk padel di Indonesia, khususnya Bali
LIGA.Tennis hadir dengan sederet fasilitas dan program yang dibutuhkan masyarakat. Di tengah persaingan yang kian ketat, LIGA.Tennis tetap mampu memosisikan diri sebagai pionir dalam ekosistem olahraga raket (tenis, padel, dan pickleball) di Indonesia, khususnya yang berpusat di Bali.
Founder LIGA.Tennis, Nyoman Ayunanda Mahartaning mengatakan, kunci untuk menghadapi persaingan ketat antar-fasilitas padel di Pulau Dewata, khususnya di kawasan Uluwatu adalah dengan membangun kekuatan komunitas, bukan sekadar menjual lapangan. “Komunitas itu kan beda-beda, ada yang dari anak muda, ada juga yang sifatnya keluarga," tutur Ayunanda saat ditemui dalam Opening LIGA.Tennis Uluwatu, Badung, Bali, pada Minggu 14 Juni 2026.

Melalui pendekatan ini, ia optimistis bisnisnya dapat terus berkompetisi secara sehat dengan kompetitor lain. Ayunanda, menjelaskan bahwa program yang dihadirkan harus selalu adaptif dan disesuaikan dengan profil demografi lokal di setiap wilayah.
"Secara mendasar, Liga.Tennis itu lebih berfokus pada komunitas, bukan hanya tentang bisnis atau mau bersaing agar lebih hebat dari yang lain," ucapnya.
Pihaknya menyediakan program yang komprehensif mulai dari kelas pemula, tingkat menengah, mahir, hingga pemain performa tinggi, padel diarahkan untuk menjadi sebuah gaya hidup yang melekat bagi para pelakunya. Strategi itu untuk menjawab fenomena olahraga padel di Indonesia, khususnya di Bali, yang kini memasuki babak baru, dimana tidak lagi sekadar menjadi tren rekreasi semata.
CEO LIGA.Tennis, Jordan Sanchez di tempat yang sama mengungkapkan rahasia keberlanjutan olahraga ini ternyata bertumpu pada ceruk pasar yang sangat spesifik, yaitu segmen perempuan dan anak-anak. Menurutnya dua kelompok ini merupakan penggerak utama ekosistem bisnis olahraga raket saat ini.

"Pasar terbesar dalam tenis dan padel itu ada dua, yaitu perempuan dan anak-anak," ujar Jordan.
Ia menambahkan bahwa kelompok pria memang banyak yang bermain, namun karakteristiknya cenderung tidak konsisten atau datang dan pergi. Strategi membidik segmen anak-anak dinilai menjadi kunci karena efek domino yang dihasilkannya terhadap komunitas.
"Jika Anda berhasil menarik minat anak-anak, Anda otomatis akan mendatangkan para ibu mereka. Jika anak-anak bermain, para ayah juga akan ikut datang," katanya.
Pergeseran tren ini juga dipengaruhi oleh migrasi ekspatriat dan warga lokal dari kawasan Canggu dan Seminyak ke arah Uluwatu yang dimulai sejak masa pandemi Covid-19. Para pendatang baru tersebut tidak lagi hanya mencari aktivitas berselancar, melainkan beralih ke gaya hidup olahraga yang lebih bervariasi.
"Kami mencoba membangun sebuah sistem dan struktur di mana semua pemain dari berbagai tingkat kemampuan yang berbeda bisa datang kepada kami," ujar Jordan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....