Pertemuan Menpora se-ASEAN, Indonesia Perkuat Kolaborasi Pemuda dan Olahraga

  • 04 Mei 2026 16:40 WIB
  •  Denpasar

RRI.CO.ID, Denpasar- Kementerian Pemuda dan Olahraga RI (Kemenpora) untuk pertama kalinya menggelar Southeast Asia Ministerial Meeting on Youth and Sports 2026 tanggal 3-5 Mei 2026 di The Meru Hotel Bali. Agenda ini merupakan pertemuan tingkat tinggi antara menteri-menteri yang membidangi kepemudaan dan olahraga di Asia Tenggara, yang diinisiasi oleh Indonesia untuk memperkuat kemitraan strategis di antara negara-negara Asia Tenggara dan para pemangku kepentingan utama.

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) RI, Erick Thohir kepada awak media Senin, 4 Mei 2026 mengatakan event ini untuk memajukan kolaborasi pemuda dan diplomasi olahraga di seluruh kawasan.

“Tidak ada negara terbaik dan terhebat. Tetapi bagaimana kita sebagai saudara di Kawasan Asia Tenggara bisa saling mengisi untuk memberi kontribusi nyata untuk pemuda dan olahraga dimasing-masing negara,” ujarnya.

Erick Thohir mengatakan sport tourism dan sport industry menjadi bagian penting dalam Pembangunan ekonomi, melalui berbagai event olahraga seperti marathon, maupun cycling di kawasan Asia Tenggara.

“Kita tadi sudah bicarakan bersama. Kita punya event seperti marathon, cycling, kalau di banyak negara ada London Marathon, Boston, New York, Tokyo, lalu kenapa Asia Tenggara tidak punya Marathon sendiri misalnya Singapura, Timor Leste, Indonesia, Filipina, Malaysia dan lain-lainnya supaya kita bisa sinergi dan punya sport program,” jelasnya.

Sementara itu Menteri Pemuda dan Olahraga Timor Leste Nelyo Isaac Sarmento mengatakan Timor Leste memiliki sejumlah event rutin olahraga, dan hal tersebut akan dikolaborasikan dengan negara-negara sahabat di Asia Tenggara.

“Di Timor Leste setiap tahun kita sudah punya program Marathon, dan punya program Tour di Timor. Program-program ini akan kita gabungkan bersama agar menjadi satu brand olahraga di Asia Tenggara,” imbuhnya.

Sesuai tema pertemuan ini adalah Strengthening SEA Youth Collaboration and Sports Diplomacy for a Resilient Future mengingatkan semua pihak akan pentingnya diplomasi olahraga dan semangat kolaborasi antar negara untuk mengatasi tantangan masa depan, terlebih peran generasi muda sebagai pemimpin akan menjadi penentu arah perkembangan regional Asia Tenggara di mata dunia.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....