KONI Tabanan Benahi Database Atlet
- 02 Mei 2026 14:23 WIB
- Denpasar
RRI.CO.ID, Tabanan- Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Tabanan tahun 2026 ini mulai memperbaiki database atlet menggunakan system digital. Ketua Umum KONI Tabanan Made Nurbawa kepada RRI di Tabanan Sabtu, 2 Mei 2026 mengatakan penggunaan system digital tersebut penting untuk memastikan semua rekam jejak atlet terpantau dengan jelas dan transparan.
Selain itu para atlet-atlet potensial yang menjadi juara dalam berbagai event dapat terdata dengan baik, sehingga bila KONI memerlukan atlet untuk mewakili Tabanan turun di event Porprov Bali, maupun kejurnas, dapat dipilih atlet yang tepat, dan mengindari unsur subjektivitas atau like and dislike dari pelatih.
“Ke depan atlet-atlet yang ikut di semua cabor harus mendaftar di aplikasi KONI Tabanan. Kalau tidak mau daftar, silahkan saja latihan terus, tetapi kalau tidak ada namanya dalam aplikasi saat ada Porjar atau Porprov maka saya tidak akan kirim,” tegasnya.
Selain pembenahan database atlet, menurut Made Nurbawa, dirinya perlahan juga mencoba mengubah pola pikir pelatih agar lebih fleksible. Selama ini banyak dijumpai pelatih dari berbagai cabang olahraga, justru lebih banyak menggunakan ego dan standar dirinya untuk mencetak atlet.
Banyak pelatih berpikir ingin membentuk atlet agar menyerupai dirinya, padahal yang sejatinya harus dilakukan adalah mengarahkan atlet sesuai potensi yang dimiliki.
“Pelatih itu seringkali mengajak atlet untuk meniru dirinya. Pelatih itu tugasnya hanya mengantarkan atlet agar berkembang sesuai potensinya,” ujarnya.
Ketua Umum KONI Tabanan Made Nurbawa menambahkan saat ini di Tabanan khususnya di GOR Debes berbagai event olahraga dapat terlaksana dengan baik. Ia mencontohkan, Kejuaraan Bola Tangan antar pelajar SMP dan SMA yang baru saja berakhir, terlaksana dengan sukses di GOR Debes menghadirkan sekitar 3 ribu penonton.
Hal itu membuktikan pembinaan cabor bola tangan di Tabanan telah mulai bangkit dari yang kesulitan mencari bibit atlet potensial, namun setelah diubah strategi pembinaan yang dilakukan pelatih, justru kini bola tangan telah berkembang di 11 sekolah dengan terbentuk sekitar 20 tim putra dan putri.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....