Rakernas NPCI Tekankan Peran Daerah menuju Asian Para Games Nagoya 2026
- 02 Mei 2026 10:16 WIB
- Denpasar
RRI.CO.ID, Karanganyar - National Paralympic Committee of Indonesia menekankan pentingnya peran kepengurusan daerah sebagai fondasi dalam mencetak atlet berprestasi menuju ajang internasional, termasuk Asian Para Games Nagoya 2026. Hal ini disampaikan dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) yang digelar di Karanganyar, Jawa Tengah, yang berlangsung selama empat hari, mulai 27 hingga 30 April 2026.
Ketua Umum NPC Indonesia, Senny Marbun, menegaskan pembinaan atlet harus dimulai dari daerah dengan dukungan pemerintah agar potensi berkembang optimal. Melalui program “Mendobrak Batas”, NPC Indonesia telah menjaring ribuan calon atlet dari 26 provinsi untuk diseleksi dan dibina lebih lanjut.
“Ke depan kita fokus dulu ke Asian Para Games Nagoya 2026, sambil terus mendorong agar pemerintah daerah memberi dukungan merata. Program ‘Mendobrak Batas’ sudah menjaring sekitar 1.500 calon atlet dari 26 provinsi, nanti akan kita seleksi lagi,” ujar Senny Marbun.
Sementara itu, Deputi Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Kemenpora, Surono, berharap Rakernas menghasilkan kebijakan strategis, termasuk persiapan menuju Pekan Paralimpiade Nasional ke XVIII tahun 2028. Ia menekankan pentingnya koordinasi dengan tuan rumah agar sarana prasarana yang dibangun ramah bagi penyandang disabilitas.
“Program kegiatan strategis difokuskan pada pembinaan, kompetisi, peningkatan mutu tenaga keolahragaan, serta sarana prasarana. Untuk pembinaan, dilakukan talent scouting dari daerah yang kemudian dipusatkan di training center Karanganyar untuk dipersiapkan menjadi atlet terbaik,” ujar Surono.
Rakernas ini diharapkan mampu memperkuat sinergi antara pusat dan daerah dalam pembinaan atlet disabilitas, sekaligus memastikan kesiapan Indonesia menghadapi berbagai ajang olahraga paralimpik ke depan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....