Kejuaraan Karate KKI Tabanan Jadi Ajang Pembinaan Atlet Berjenjang

  • 12 Apr 2026 14:23 WIB
  •  Denpasar

RRI.CO.ID, Tabanan – Kejuaraan Open dan Festival Kushin Ryu M. Karate-Do KKI tingkat Pra-Usia Dini hingga Under-21 se-Kabupaten Tabanan digelar di Dojo Rajawali Tabanan dengan melibatkan ratusan atlet dari berbagai dojo. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya pembinaan atlet karate sejak usia dini hingga tingkat lanjutan, sekaligus memperkuat semangat sportivitas di kalangan generasi muda.

Ketua Umum Pengprov KKI Bali, I Wayan Gendo Suardana, kepada RRI.CO.ID, Minggu, 12 April 2026 menilai Pengurus Cabang KKI Tabanan menjadi salah satu yang paling aktif dalam menggelar berbagai kegiatan pembinaan. "Ya, kalau dilihat per tahun ini gitu kan, mungkin Pengcab (Pengurus Cabang) Tabanan ini yang paling rutin nih, dari UKT (Ujian Kenaikan Tingkat), kemudian bikin kejuaraan antar dojo. Kemudian sebentar lagi Ketua Pengcab Tabanan yang juga Ketua KKI Tabanan psekaligus Ketua FORKI menggelar lagi acara kejuaraan Piala Bupati gitu. Jadi banyak event yang dibuat," ujarnya.

Ia menambahkan bahwa kegiatan ini berpotensi menjadi contoh bagi daerah lain dalam mengembangkan pembinaan atlet. "Saya pikir ini bagus karena ini bisa jadi role model gitu ya. Kejuaraan antar dojo gitu bisa kita kembangkan juga. Sudah berjalan sebenarnya, tapi mungkin ini bisa menjadi pendulum, titik tolak baru gitu di kepengurusan yang baru," ujarnya.

Kegiatan yang dilaksanakan pada Minggu, 12 April 2026 ini diikuti oleh 131 peserta yang berasal dari berbagai dojo di bawah naungan Pengcab KKI Tabanan. "Tadi kalau laporan ketua panitia 130-an sampai 150-an," ujarnya.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa kejuaraan ini merupakan bagian dari strategi pembinaan atlet secara berkelanjutan. "Kalau soal kejuaraan ini kan lebih kepada upaya membuka ruang seluas-luasnya gitu ya. Membuka ruang seluas-luasnya dalam arti untuk menambah jam terbang atlet. Sekaligus ini jadi persiapan untuk mereka di PORJAR (Pekan Olahraga Pelajar), di kejuaraan-kejuaraannya. Jadi kalau kita bicara soal strategi, ya ini strategi pembinaan dan pembibitan atlet sebenarnya, menambah jam terbang gitu," ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa sistem pembinaan dilakukan secara berjenjang, mulai dari tingkat dojo hingga seleksi ke tingkat provinsi. "Jangka panjang ya karena ini berjenjang yang tadi saya bilang. Dari kejuaraan antar dojo, mereka nanti akan menjadi semacam ajang persiapan untuk kejuaraan pelajar, kemudian kejuaraan Piala Bupati, begitu berjenjang. Sampai nanti akan memenuhi kualifikasi juga TC atau Pelatda (Pusat Latihan Daerah) dari KKI Bali gitu. Karena tahun depan kan ada lagi Kejurnas di KKI yang itu kita akan seleksi dari prestasi-prestasi yang diraih atlet," ujarnya.

Sementara itu, Ketua Panitia, Ni Nyoman Ayu Suka Asih, menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat persatuan sekaligus meningkatkan prestasi atlet. "Kegiatan ini dilaksanakan dengan tujuan untuk memupuk semangat persatuan dan kesatuan dalam wadah keluarga besar karate, meningkatkan prestasi atlet karate KKI Tabanan, baik pada tingkat daerah maupun tingkat nasional, serta mendukung program Pemerintah Provinsi Bali dalam meningkatkan derajat kesehatan dan penanaman nilai-nilai disiplin di tengah-tengah masyarakat," ujarnya.

Ia juga menjelaskan bahwa kegiatan ini mengangkat tema "Dengan adanya Kejuaraan Open dan Festival Kushin Ryu M. Karate-Do Indonesia KKI Kabupaten Tabanan, kita raih prestasi yang gemilang". Kejuaraan ini diikuti oleh 131 peserta, terdiri dari 76 peserta kelas open dan 55 peserta kategori festival.

Melalui kegiatan ini, diharapkan lahir atlet-atlet karate berprestasi yang mampu bersaing di tingkat daerah maupun nasional, sekaligus menjadi motivasi bagi pengurus cabang lainnya di Bali untuk menggelar kegiatan serupa.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....