POBSI Bali Susun Strategi Hadapi PON 2028
- 10 Apr 2026 14:40 WIB
- Denpasar
RRI.CO.ID, Denpasar - Cabang olahraga biliar dipastikan akan dipertandingkan pada Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028 di Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Nusa Tenggara Timur (NTT). Untuk menghadapi PON 2028 tersebut Pengprov Persatuan Olahraga Biliar Seluruh Indonesia (POBSI) Bali mulai menyiapkan strategi untuk mempertahankan prestasi 2 emas, 2 perak dan 1 perunggu yang telah diraih pada PON 2024 lalu.
Ketua Umum Pengprov POBSI Bali dr. Putu Laksmi Anggari Putri Duarsa kepada RRI Jumat, 10 April 2026 mengatakan mempertahankan prestasi PON 2024 memang tidak mudah. Bahkan godaan pindah untuk membela provinsi lain sempat dialami atlet Bali peraih emas PON 2024 Edi Wirawan, namun hal tersebut tidak lantas membuat POBSI Bali patah semangat.
“Godaan pasti selalu ada, tetapi yang penting iman kita kuat, harapan saya mudah-mudahan atlet kita tidak pindah,” harapnya.
Sementara itu Sekretaris Umum (Sekum) Pengprov POBSI Welly Soedarno mengatakan untuk menghadapi PON 2028, atlet-atlet biliar Bali mulai saat ini sudah diasah kemampuannya dengan mengikuti berbagai event baik tingkat lokal, hingga turnamen nasional. “Cabor biliar akan dipertandingkan di NTB. Masalah persiapan itu tuan rumah NTB. Kalau untuk kami di Bali kami upayakan atlet-atlet kami bermain di berbagai event, seperti saat ini bermain di Turnamen Nasional RBC,” ujarnya.
Welly Soedarno mengatakan saat ini POBSI Bali tetap bertumpu pada peraih emas PON 2024 Edi Wirawan dan Kadek Sugiarta. Selain itu POBSI Bali juga memantau progresspara peraih emas Porprov Bali 2025 lalu, dan menanti para juara di Porprov Bali 2027 di Buleleng.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....