Laksmi Duarsa Melenggang Mulus Kembali Nakhodai POBSI Bali

  • 26 Feb 2026 15:04 WIB
  •  Denpasar

RRI.CO.ID, Denpasar- dr. Putu Laksmi Anggari Putri Duarsa, Sp.KK. melenggang mulus kembali terpilih menahkodai Pengurus Provinsi (Pengprov) Persatuan Olahraga Biliar Seluruh Indonesia (POBSI) Bali periode 2026-2030. Dalam Sidang Definitif Musyawarah Provinsi (Musprov) POBSI Bali yang dipimpin Made Muliana (POBSI Buleleng), I Nyoman Sukawirma (POBSI Tabanan) dan I Putu Swastawa (POBSI Denpasar) di Ruang Rapat Kantor Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Bali Kamis, 26 Februari 2026, dr. Laksmi Duarsa mendapat dukungan penuh dari sembilan Pengkab/Pengkot POBSI se-Bali.

Wakil Ketua Bidang Organisasi Pengurus Besar (PB) POBSI Yanni Kainama seusai membuka Musprov POBSI Bali memberikan PR khusus bagi Ketua Umum terpilih untuk menjaga Marwah organisasi dan mempertahankan prestasi biliar Bali yang mampu mencetak sejarah pada Pekan Olahraga Nasional (PON) 2024 lalu.

“Ibu Ketua Umum ibu Laksmi beliau orangnya visioner. Tentu ke depan beliau sudah tahu langkah-langkah apa yang dilakukan untuk peningkatan prestasi atlet biliar Bali,” ujarnya.

Pada kesempatan sama Ketua Umum KONI Bali I Gusti Ngurah Oka Darmawan juga memberikan PR yang sama. Dikatakan cabor biliar saat ini merupakan cabang olahraga grade satu dibawah binaan KONI Bali. Oleh karenanya, prestasi 2 emas, 2 perak dan 1 perunggu yang diraih pada PON lalu wajib dipertahankan.

“Merebut sulit, mempertahankan jauh lebih sulit. Tapi dengan semua semangat dan dengan bu dokter yang sudah teruji saya yakin bisa,” tegasnya.

Sementara itu dr.Putu Laksmi Anggari Putri Duarsa mengatakan selama empat tahun memimpin POBSI Bali, dirinya bersama tim telah melakukan pembenahan organisasi di seluruh Pengkab/Pengkot. Saat ini seluruh pengurus kabupaten/kota mulai tertib organisasi. Selain itu Laksmi Duarsa bertekad ingin melampaui capaian prestasi yang telah diraih pada periode sebelumnya.

“Bukan mengulang prestasi yang sama, tetapi saya ingin mengalahkan capaian sebelumnya. Dalam permainan biliar lawan terberat bukan orang yang berdiri di seberang meja, tetapi lawan terberat adalah kita sendiri, ego kita, rasa puas, dan ketakutan kita untuk gagal setelah perang,” ungkapnya.

Laksmi Duarsa mengatakan, pekerjaan rumah yang tersisa saat ini yakni memuluskan cabor biliar agar masuk di kalangan pelajar. Diperlukan lobi-lobi khusus agar cabor biliar dapat dipertandingkan di Porsenijar Bali, sehingga lebih mudah masuk ke tingkat sekolah-sekolah.

Ketua Panitia Pelaksana Musprov Welly Soedarno menambahkan dukungan bulat dari sembilan Pengkab/Pengkot dalam Musprov kali ini juga sangat luar biasa. Hal ini jarang terjadi, karena pada Musprov sebelumnya, selalu ada saja Pengkab/Pengkot yang absen memberikan dukungan, namun kali ini berbeda, seluruh POBSI kabupaten/kota sepakat memilih dr. Laksmi kembali menjadi nakhoda POBSI Bali.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....