Perbaikan Venue Panjat Tebing, Buleleng Anggarkan Rp1 Miliar

  • 22 Jan 2026 12:50 WIB
  •  Denpasar

RRI.CO.ID, Buleleng- Pemerintah Kabupaten Buleleng menyiapkan tambahan anggaran Rp. 1 Miliar untuk perbaikan venue Panjat Tebing. Hal tersebut diungkapkan langsung Ketua Umum Pengkab Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Buleleng Dr. Haji Wahjoedi kepada RRI di Denpasar, Kamis, (22/1/2026).

Menurutnya KONI Buleleng dibawah komando Ketua Umum baru yang notabena merupakan Wakil Bupati Buleleng Gede Supriatna sangat konsen untuk membangun dan meningkatkan prestasi olahraga di Bumi Panji Sakti. Hal itu terbukti dalam catur wulan pertama 2026 ini, telah disiapkan anggaran Rp. 1 Milyar perbaikan papan panjat di Buleleng.

Selain untuk persiapan menjadi tuan rumah Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Bali 2027, perbaikan venue ini sekaligus untuk persiapan Buleleng untuk sewaktu-waktu ditunjuk menjadi tuan rumah event Skala Internasional misalkan Kejuaraan Series atau Sirkuit yang levelnya tingkat Asia Tenggara. “Nahkoda KONI yang baru dimana Ketua Umunya adalah Bapak Wakil Bupati, kami di FPTI juga diberikan apresiasi dan segera dalam catur wulan pertama tahun 2026 kita akan melakukan renovasi dan meningkatkan kualitas dinding panjat di Buleleng. Bahkan KONI sudah ACC untuk tambahan dana Rp. 1 milyar”, ungkapnya.

Haji Wahjoedi lebih lanjut mengatakan selain perbaikan venue panjat tebing yang dikebut, Pengkab FPTI Buleleng juga terus menggodok 45 atlet panjat tebing unggulan Bumi Panji Sakti. Mereka secara rutin menjalani latihan dibawah komando para pelatih FPTI Buleleng.

“Atlet kami cukup banyak 45-60 orang. Mereka tetap latihan terpusat dibawah satu bendera FPTI Buleleng”, tegasnya.

Haji Wahjoedi menambahkan, selain pembinaan tingkat kabupaten. FPTI Buleleng juga mengaktifkan pembinaan atlet di level kecamatan.

Selain itu Bidang Sarpras FPTI Buleleng juga tengah berupaya membentuk ekstrakurikuler panjat tebing pada dua sekolah. Ia menambahkan saat ini di Buleleng memang belum ada kebijakan dan keinginan untuk mendorong pembentukan klub-klub panjat tebing.

Hal itu dikarenakan untuk menghindari munculnya ego sektoral antar para pemimpin klub, sehingga jalan yang dipilih yakni memasifkan pembinaan dibawah satu bendera yakni Pengkab FPTI Buleleng.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....