Juara Umum Petanque, Tabanan Sabet 14 Emas

  • 05 Jun 2025 09:37 WIB
  •  Denpasar

KBRN, Denpasar : Kontingen petanque Tabanan tampil gemilang dalam ajang Pekan Olahraga Pelajar (Porjar) Provinsi Bali 2025 dengan sukses merebut juara umum. Tak hanya berhasil mempertahankan gelar, Tabanan bahkan melampaui target awal yang ditetapkan.

Ketua FOPI Tabanan, I Ketut Westra mengungkapkan rasa syukurnya atas pencapaian luar biasa tersebut. “Awalnya kami menargetkan 10 emas, namun anak-anak berhasil mempersembahkan 14 emas. Itu hasil dari proses panjang latihan dan seleksi. Bahkan mereka sempat latihan hingga pukul 10 malam,” ujarnya.

Westra juga menyoroti peningkatan kualitas persaingan antarkabupaten. “Potensi Tabanan sangat meningkat, namun kita lihat Denpasar dan Bangli juga menunjukkan kemajuan luar biasa. Kabupaten/kota lain perlu terus meningkatkan teknik,” tambahnya.

Usai Porjar, para atlet hanya akan beristirahat sebentar sebelum kembali menjalani pemusatan latihan (TC) guna menghadapi Porjar tahun depan serta persiapan menuju Porprov.

Salah satu atlet andalan Tabanan, Kadek Shinta Novelia Anggelina dari kategori SMA, turut menyumbang tiga emas dari nomor single, double, dan triple putri. “Senang banget. Tahun-tahun lalu belum puas sama hasilnya, sekarang bisa maksimal,” katanya sambil berharap bisa mempertahankan gelarnya tahun depan.

Dari jenjang SD, Ni Putu Eka Ardani Dewi juga unjuk prestasi dengan membawa pulang tiga medali emas dari nomor shooting putri, double putri, dan triple mix SD. “Persaingannya lumayan seru, jadi bisa ambil teknik dari tim lain juga. Harapannya semoga lolos Porjar lagi tahun depan,” ucapnya semangat.

Di tingkat provinsi, Sekretaris Umum FOPI Bali, Gede Agung Putra menyatakan apresiasinya terhadap suksesnya penyelenggaraan Porjar cabang petanque. “Saya sangat bangga karena acara berjalan lancar dari awal sampai akhir. Terima kasih kepada FOPI Denpasar dan koordinator cabor beserta jajarannya,” ungkapnya.

Ia juga menilai peningkatan kualitas atlet cukup signifikan. “Beberapa atlet sudah dikirim ke luar Bali dan mampu bersaing. Ini modal penting untuk agenda nasional seperti Popnas, meski masih eksibisi, tapi jadi ajang penting untuk mengasah pengalaman,” jelasnya.

Ke depan, FOPI Bali sudah menyiapkan beberapa kejuaraan lanjutan seperti Walikota Cup dan Advaita Cup, agar regenerasi atlet tetap berjalan, termasuk bagi pelajar yang belum sempat tampil di Porjar.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....