Keseruan Ibex Climbing Expeditor Muda Batch 4 di Bali
- 24 Des 2024 08:30 WIB
- Denpasar
KBRN, Bangli: Ecological Climbing merupakan rangkaian kegiatan yang berangkat dari fenomena lingkungan di era moderen. Aktivitas-aktivitas manusia yang kian mengesampingkan asas-asas lingkungan mendorong Indonesia menjadi kontributor besar dalam perubahan iklim.
Aktivitas panjat tebing yang berkembang sekarang tidak bisa dipandang sebatas olahraga saja, namun dapat berkontribusi terhadap pemulihan ruang hidup manusia. Hal tersebut telah terjadi di salah satu kawasan komersial batu kapur daerah Padalarang, Jawa Barat yaitu tebing citatah. Salah satu tebing yang terhindar dari penambangan karena masifnya kegiatan-kegiatan di sekitar tebing baik itu pemanjatan, pelatihan bahkan pendidikan karakter kampus.
Tebing yang sulit diakses menjadi tempat perlindungan terakhir spesies dari perluasan jangkauan urbanisasi dan pertanian, namun tidak untuk aktivitas pertambangan. Kehadiran Panjat Tebing akan dapat menjadi payung konservasi dengan pemanfaatan tebing sebagai tempat pemanjatan yang potensial berdasarkan nilai-nilai keberlanjutan
Pelatihan ini merupakan tahun ke-4 sebagai agenda tahunan dalam rangka menjangkau masyarakat untuk peduli terhadap lingkungan melalui panjat tebing yang dilakukan pada 23 – 26 Desember 2024 dan berlokasi di Tebing Songan, Desa Songan A, Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli, Provinsi Bali. Yang mana rekam kegiatan pelatihan sebelumnya antara lain :
2021 : di tebing Citatah 125, Jawa Barat
2022 : Tebing Buntu Sarira, Sulawesi Selatan
2023 : Tebing Geopark Silokek, Sumatera Barat
2024 : Tebing Songan, Bali
Pendidikan dan Pelatihan ini merupakan langkah pematangan SDM potensial untuk mempersiapkan Indonesia terhadap fenomena perkembangan dari panjat tebing moderen. ExMUD juga merupakan bagian perekrutan untuk regenerasi member IBEX agar dapat menjangkau seluruh penjuru Indonesia.
Kegiatan Ecological Climbing dilaksanakan pada akhir tahun 2024 dan berlanjut hingga awal tahun 2025. Ecological Climbing menjadi Rocktrip IBEX di peng-awal tahun 2025 yang akan mencakup 3 provinsi tepatnya Provinsi Bali, Provinsi Nusa tenggara Barat dan Provinsi Nusa Tenggara Timur.
Di tahun 2025 juga, IBEX akan melakukan salah satu ekspedisi Internasional dengan tema “THE EARTH EXPEDITIONS” yaitu ekspedisi tebing-tebing besar di Dunia yang diperjuangkan dalam tujuan memperkenalkan Panjat Tebing Indonesia dapat berjalan beriringan dan dikenal dunia. Serta menjadi ajang kampanye tentang perubahan iklim yang mulai memburuk secara global.
Pada tahun 2025 ini, The Earth Expedition akan dilakukan pada salah satu tebing terbesar di Dunia yaitu Tebing Nameless Tower yang berada di Pegunungan Karakoram, Pakistan di bulan Juni-Juli. Ekspedisi Trango Tower 2025 merupakan komitmen IBEX yang sebelumnya tertunda di tahun 2024 karena pertimbangan beberapa faktor dan salah satunya pengaruh dari perubahan iklim global.
Ketua Umum Pengprov Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Bali Putu Yudiatmika menyambut baik kegiatan ini.
“Kegiatan Ekologi Climbing ini kerja sama organisasi pemanjat alam IBEX dengan FPTI dari pusat hingga daerah. Yang sekarang berlangsung di Bali NTB dan NTT untuk menerbitkan buku panduan pemanjatan dan keselamatan serta pendampingan/ guide memanjat tebing alam dan kegiatan olahraga alam yang extrim seperti pendakian”, ujarnya.
Keberhasilan ekspedisi ini akan menjadi salah satu prestasi besar di Asia Tenggara karena masih belum ada perwakilan yang menjajaki puncak Nameless Tower. Bersamaan ini kami berharap akan memberikan dampak positif pada dinamika panjat tebing Indonesia terlebih memicu semangat ekspedisi dan eksplorasi di Bentang Alam Indonesia.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....