Indonesia Perkuat Posisi Strategis Mitra Kanada di Kawasan Indo - Pasifik

  • 20 Sep 2026 11:36 WIB
  •  Denpasar

RRI.CO.ID, Toronto - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia Airlangga Hartarto mewakili Indonesia dalam the 1st Canada Investment Summit (CIS) di Toronto, Kanada dikutip dari ekon.go.id. CIS merupakan forum investasi berskala besar pertama yang digagas Pemerintah Kanada bersama Canada Pension Plan Investment Board (CPP Investments) dan Public Sector Pension Investment Board (PSP Investments)untuk menarik investasi asing masuk ke Kanada.

CIS Summit ini mengumpulkan sekitar 100 Investor global yang secara kolektif mengelola dana hingga USD120 triliun, termasuk sejumlah nama besar dari industri keuangan dan investasi dunia. Forum ini turut dihadiri para Pemimpin Provinsi Kanada, tokoh masyarakat adat (Indigenous Leaders), serta delegasi dari berbagai negara mitra dagang Kanada, termasuk Indonesia.

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, kehadiran Indonesia pada forum perdana ini menjadi momentum penting untuk menyerap arah kebijakan investasi Kanada ke depan. “Momentum ini memperkuat posisi Indonesia sebagai mitra strategis Kanada di Kawasan Indo-Pasifik, khususnya dengan rencana diversifikasi dagang Kanada yang turut menyasar Kawasan ASEAN," ujar Menko Airlangga.

Perdana Menteri Kanada Mark Carney menegaskan Kanada tengah memasuki periode investasi terbesar dalam satu abad terakhir, dengan target mengkatalisasi investasi senilai USD1 triliun dalam lima tahun ke depan di berbagai sektor strategis, termasuk energi, transportasi, teknologi, dan pertahanan. Untuk mendukung target tersebut, Pemerintah Kanada mengumumkan sejumlah kebijakan baru yang mencakup insentif pajak bagi investasi modal, percepatan proses perizinan, penguatan infrastruktur energi, diversifikasi pasar dagang melalui berbagai perjanjian kerja sama internasional, serta penerapan disiplin fiskal yang lebih ketat.

PM Carney memaparkan strategi diversifikasi dagang Kanada yang berfokus memperdalam hubungan dengan Asia, India, ASEAN, negara-negara Teluk, dan Eropa, tanpa meninggalkan hubungan dagang dengan Amerika Serikat. Ia menegaskan Kanada berupaya menyeimbangkan penguatan kedaulatan nasional dengan tetap menjaga keterbukaan ekonomi, sekaligus memperbaiki reputasi Kanada dalam mempercepat penyelesaian proyek-proyek investasi berskala besar.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....