Garuda Spark Jangkau Belasan Ribu Talenta Digital Investasi Ratusan Miliar

  • 30 Agt 2026 10:38 WIB
  •  Denpasar

RRI.CO.ID, Jakarta - Kementerian Komunikasi dan Digital meluncurkan serentak 10 Garuda Spark Innovation Hub (GSIH) yang terhubung dengan 60 spoke. Dalam 10 bulan, program ini menjalankan 178 program, menjangkau lebih dari 15.700 talenta digital, membina 80 startup, melibatkan 80 mitra, dan menarik investasi langsung lebih dari Rp429,5 miliar atau empat kali target kinerja Kemenkomdigi.

Hal itu diungkapkan Direktur Jenderal Ekosistem Digital Edwin Hidayat Abdullah pada Launching Serentak 10 Garuda Spark Innovation Hub di BSD City, Kabupaten Tangerang dikutip dari komdigi.go.id. “Investasi bukan satu-satunya ukuran keberhasilan, namun angka tersebut menunjukkan adanya kepercayaan terhadap kualitas inovasi dan ekosistem yang kita bangun bersama,” ujarnya.

Dirjen Edwin mengatakan, Garuda Spark dikembangkan untuk memperluas pemerataan akses terhadap pengetahuan teknologi, talenta, jejaring, permodalan, dan pasar sehingga inovasi tidak hanya terkonsentrasi di kota-kota besar. Pengembangannya diperluas dari tiga hub, di Bandung, Jakarta, serta Medan, menjadi 10 hubdan 15 spoke menjadi 60 spoke.

“Garuda Spark hadir sehingga inovasi tidak menjadi privilege segelintir orang atau kota besar, tetapi menjadi peluang bagi seluruh rakyat Indonesia,” jelas Dirjen Edwin.

Dirjen Edwin menjelaskan, Garuda Spark menerapkan prinsip nationally coordinated, locally adapted, dan globally connected, dengan hub di Jakarta, Bandung, Medan, Yogyakarta, Malang, Makassar, Batam, Aceh, dan Jayapura, serta spoke yang berakar di kampus dan komunitas. Kemenkomdigi menargetkan dalam dua tahun ke depan Garuda Spark berkembang menjadi 20 hub dan 500 spoke.

Ekspansi tersebut diarahkan untuk mendukung lahirnya 1.000 perusahaan teknologi, 2 juta talenta digital, dan 2 juta techpreneur, dengan hub sebagai penggerak pertumbuhan perusahaan dan spoke sebagai fondasi pengembangan talenta serta wirausaha teknologi. “Hub akan menjadi engine room, landasan untuk membangun, menumbuhkan, membawa seribu perusahaan teknologi Indonesia menuju pasar, dan spoke akan jadi bedrock-nya, fondasi gerakan untuk melahirkan 2 juta talenta digital dan 2 juta techpreneur di seluruh Indonesia,” tegas Dirjen Edwin.

Dirjen Edwin menekankan pengembangan Garuda Spark merupakan upaya membangun fondasi ekosistem digital yang luas sekaligus memperkuat kepercayaan terhadap inovasi digital Indonesia melalui tata kelola yang baik, transparansi, akuntabilitas, dan manfaat nyata.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....