Menkop Ajak Sesko TNI Perkuat Koperasi dan Kopdes Merah Putih
- 13 Jul 2026 06:47 WIB
- Denpasar
RRI.Aco.ID, Bandung - Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono mengajak para Perwira Siswa (Pasis) Dikreg LV Sesko TNI Tahun Ajaran 2026 memperkuat Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) sebagai motor penggerak ekonomi kerakyatan sekaligus instrumen pemerataan pembangunan nasional. Hal itu disampaikan Menkop saat menjadi keynote speaker pada Seminar Pasis Dikreg LV Sesko TNI TA 2026 bertema "Peran Koperasi Merah Putih dalam Mendukung Kebijakan Pemerintah untuk Penguatan Ekonomi Kerakyatan", di Gedung Serasan Sesko TNI, Bandung dikutip dari kop.go.id.
Menkop Ferry menegaskan, keberhasilan Program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih tidak hanya bergantung pada pemerintah, tetapi juga membutuhkan dukungan seluruh elemen bangsa, termasuk TNI sebagai institusi strategis yang memiliki kedekatan dengan masyarakat hingga pelosok desa. "Kami mengapresiasi Sesko TNI yang mengangkat tema seminar mengenai peran Koperasi Merah Putih dalam Mendukung Kebijakan Pemerintah untuk Penguatan Ekonomi Kerakyatan. Tema ini sangat relevan dengan tantangan bangsa saat ini sekaligus sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto untuk menjadikan koperasi sebagai pilar utama perekonomian nasional," ujar Menkop Ferry.
Menkop Ferry mengatakan, Presiden Prabowo meyakini koperasi harus menjadi arus utama (mainstream) perekonomian Indonesia karena paling sesuai dengan karakter bangsa yang menjunjung tinggi nilai kebersamaan, kekeluargaan, dan gotong royong. Menkop Ferry mengatakan program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, ditetapkan sebagai salah satu Program Prioritas Nasional untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi hingga 8 persen sekaligus mengurangi kesenjangan antara wilayah perkotaan dan perdesaan melalui penguatan ekonomi berbasis koperasi.
Menkop juga menjelaskan saat ini KDKMP sedang berjalan tahap operasionalisasi dan melakukan proses rekrutmen dan melatih calon-calon manager untuk penempatan di 30 ribu Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih dan 5 ribu calon untuk manager Kampung Nelayan Merah Putih. “Awal Agustus kegiatan tersebut selesai, nantinya para manager-manager akan ditempatkan di 30 ribuan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih,” ucapnya.
Menkop Ferry menambahkan, setelah ini jika bangunan selesai akan dilaksanakan proses verifikasi dan validasi. Lalu, akan ada berita acara terima bangunan. Sebab, nantinya bangunan itu bukan milik Kementerian Koperasi. Tapi, kembali menjadi asetnya desa. “Jadi orang yang belum banyak yang tahu bahwa ini adalah milik masyarakat desa, asetnya desa,” tutur Menkop Ferry.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....