Kemenkum Hibahkan 6,3 Hektare Lahan ke Kemensos
- 19 Jun 2026 22:14 WIB
- Denpasar
RRI.CO.ID, Jakarta – Kementerian Hukum (Kemenkum) menyerahkan aset berupa tanah seluas 62.966 meter persegi atau sekitar 6,3 hektare kepada Kementerian Sosial (Kemensos). Lahan tersebut akan dimanfaatkan untuk pembangunan Sekolah Rakyat di Kota Tangerang sebagai bagian dari upaya memperluas akses pendidikan bagi masyarakat kurang mampu.
Penyerahan aset ini menjadi bentuk dukungan nyata Kemenkum terhadap program prioritas Presiden Prabowo Subianto dalam meningkatkan pemerataan pendidikan bagi kelompok masyarakat miskin dan miskin ekstrem. Menteri Hukum Supratman Andi Agtas menyebut penyerahan lahan tersebut merupakan hasil kolaborasi lintas kementerian yang telah direncanakan sejak lama bersama Kemensos.
“Kegiatan ini sudah lama kami rencanakan bersama Menteri Sosial dalam rangka mendukung program prioritas Bapak Presiden Prabowo Subianto. Alhamdulillah hari ini bisa terwujud melalui penyerahan sertipikat tanah Kemenkum kepada Kemensos untuk pembangunan Sekolah Rakyat di Kota Tangerang,” ujar Supratman dalam kegiatan serah terima di Graha Pengayoman, Kamis 18 Juni 2026.
Ia menjelaskan, lahan tersebut diharapkan dapat mempercepat pembangunan gedung permanen Sekolah Rakyat yang akan digunakan bagi anak-anak dari keluarga tidak mampu. Kemenkum juga membuka peluang pemanfaatan aset negara lainnya untuk mendukung program prioritas pemerintah di berbagai sektor.
“Apabila masih ada lahan lain yang dimiliki Kemenkum dan dapat dimanfaatkan untuk program prioritas Presiden, akan kami serahkan untuk kepentingan masyarakat,” tambahnya.
Sementara itu, Menteri Sosial Saifullah Yusuf menyampaikan apresiasi atas dukungan Kemenkum yang dinilai sangat membantu percepatan pembangunan Sekolah Rakyat, khususnya di wilayah yang masih terkendala ketersediaan lahan. “Terima kasih kepada Pak Menteri Hukum yang telah menginisiasi penyerahan sebagian tanah milik Kemenkum untuk pembangunan gedung permanen Sekolah Rakyat di Tangerang. Selain itu, beliau juga akan memberikan tanah dan bangunan di Sulawesi Tengah yang dapat dimanfaatkan untuk proses pembelajaran,” ujar Saifullah.
Ia menambahkan, inisiatif tersebut sebenarnya telah disampaikan Supratman sejak sekitar satu tahun lalu, bahkan sebelum ada permintaan resmi dari Kemensos. “Beliau sudah menyampaikan sejak awal, sebelum kami minta. Ini inisiatif yang sangat berarti karena kita masih membutuhkan banyak lahan untuk pengembangan Sekolah Rakyat,” katanya.
Sekolah Rakyat merupakan program strategis pemerintah yang ditujukan untuk meningkatkan akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem yang terdata dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN). Melalui sinergi antarkementerian ini, pemerintah berharap pemerataan akses pendidikan dapat semakin diperluas dan memberikan dampak nyata bagi peningkatan kualitas sumber daya manusia di Indonesia.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....