Infrastruktur Digital Pilar Pertumbuhan Ekonomi Modern

  • 26 Mei 2026 14:57 WIB
  •  Denpasar

RRI.CO.ID, Jakarta - Infrastruktur digital menjadi salah satu pilar utama pertumbuhan ekonomi modern. Untuk mendukung target pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 8%, pengembangan ekosistem data center, AI, dan keamanan siber perlu dipercepat melalui kolaborasi erat antara regulator, pelaku industri, dan asosiasi teknologi digital nasional. Hal itu dikatakan, Deputi Bidang Koordinasi Perniagaan dan Ekonomi Digital Kemenko Perekonomian Ali Murtopo Simbolon dikutip dari ekon.go.id.

Sejalan dengan hal tersebut, Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian menyelenggarakan Forum Nasional bertajuk "Indonesia Digital Leap: Akselerasi Ekosistem Data Center, AI & Keamanan Siber untuk Pertumbuhan Ekonomi Nasional" di Jakarta dikutip dari ekon.go.id. Forum eksklusif ini menghadirkan lebih dari 150 peserta terpilih dari kalangan pemimpin industri, regulator, dan pembuat kebijakan untuk membahas percepatan ekosistem infrastruktur digital sebagai fondasi mencapai target pertumbuhan ekonomi nasional.

“Infrastruktur digital yang tangguh data center, AI, dan keamanan siber, adalah fondasi yang akan menopang pertumbuhan ekonomi berkelanjutan Indonesia,” ujarnya.

Lebih lanjut, Peraturan Presiden Nomor 4 Tahun 2026 tentang Satuan Tugas Percepatan Pertumbuhan Ekonomi telah menempatkan infrastruktur digital data center, AI, dan keamanan siber, sebagai pilar fundamental untuk mencapai target pertumbuhan ekonomi 8%. Sebagai respons atas kebutuhan percepatan implementasi kebijakan tersebut, forum ini diselenggarakan untuk mendorong koordinasi aktif antara Pemerintah, pemimpin industri, dan asosiasi, sekaligus menyebarluaskan kebijakan nasional, peta jalan regulasi, dan prioritas investasi di bidang data center, adopsi AI, dan keamanan siber guna menghasilkan rekomendasi strategis yang mendukung percepatan transformasi digital nasional.

Deputi Ali mengatakan, Forum Nasional ini sekaligus menandai soft launching resmi dari DTI Series 2026 (Digital Transformation Indonesia Conference & Expo) dan Cyber Resilience & Defense Conference & Expo (CRD-CX) 2026 yang akan diselenggarakan pada 5-6 Agustus 2026 di Jakarta International Convention Center (JICC), Senayan.

“Dalam pengembangan digital, kita sangat membutuhkan arahan dan pembinaan dari BSSN agar aspek keamanan siber benar-benar mampu membangun kepercayaan semua pihak. Dari cyber security ini kita tidak hanya mendapatkan keamanan dan kepercayaan, tetapi juga manfaat ekonomi melalui tumbuhnya startup dan SDM digital yang dapat bersama-sama mendorong pertumbuhan ekonomi ke depan,” pungkas Deputi Ali.

DTI Series 2026 merupakan platform bisnis B2B terbesar di Indonesia yang akan menghadirkan 450+ solusi teknologi dari 199+ perusahaan, 133+ sesi konferensi dengan 3260+ pembicara, dan 13.000+ pengunjung dari berbagai industri. Acara ini terdiri dari empat sub-event yang berlokasi bersama: DTI-CX (Digital Transformation Indonesia Conference & Expo), DCTI-CX (Data Center Tech Indonesia), DTI-HR (Human Resource Transformation), dan Cyber Resilience & Defense (CRD-CX).

Keempat platform tersebut akan menghadirkan solusi teknologi terkini, diskusi strategis tentang transformasi digital, keamanan siber, infrastruktur data center, dan transformasi SDM, serta memfasilitasi business matching antara penyedia teknologi dan pengambil keputusan enterprise.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....