Menkop Dorong Merek Kolektif Jadi Jaminan Kredit Perbankan

  • 05 Mei 2026 20:43 WIB
  •  Denpasar

RRI.CO.ID, Jakarta – Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono menghadiri peluncuran buku dan talkshow bertajuk ‘Penguatan Koperasi Merah Putih Melalui Produk Lokal Berbasis Merek Kolektif di Jakarta dikutip dari kop.go.id. Menkop mengapresiasi karya tersebut sebagai panduan strategis bagi gerakan koperasi di tengah pemerintah melakukan gerakan negara untuk membangkitkan ekonomi kerakyatan.

Menkop Ferry menekankan konsep merek kolektif yang diusung dalam buku Dewi Tenty bukan sekadar instrumen perlindungan produk lokal, melainkan aset intelektual yang bernilai ekonomi tinggi. Ia berharap ke depannya, perbankan nasional dapat mengakomodasi merek kolektif ini sebagai jaminan atau agunan kredit bagi para pelaku UMKM.

"Merek kolektif ini harus menjadi modal kekayaan intelektual yang bisa diajukan ke bank sebagai jaminan kucuran kredit. Kami sedang memperjuangkan hal ini bersama Direktorat Jenderal Administrasi Hukum Umum agar bisa didistribusikan oleh perbankan nasional," ujar Menkop.

Menkop mengungkapkan bahwa saat ini progres pembangunan fisik sudah berjalan masif, di mana sebanyak 30.000an unit bangunan beserta gerai dan alat kelengkapannya sedang dalam masa pembangunan. Ia menambahkan sekitar 6ribuan unit di antaranya telah selesai 100% dan siap untuk dioperasionalkan.

Menkop menjelaskan KDKMP akan menjalankan lima fungsi utama untuk memutus rantai ketertinggalan ekonomi dari sektor BUMN dan swasta. Pertama, distribusi barang bersubsidi yang menjual gas, pupuk, beras, hingga minyak goreng dengan harga subsidi. Kedua, menjadi penyerap hasil tani, perikanan, dan produk UMKM lokal agar masyarakat memiliki kepastian pasar.

Ketiga, menjadi instrumen agar bantuan pangan, PKH, dan Bansos tepat sasaran sampai ke penerima manfaat. Keempat, menyediakan alternatif pinjaman produktif bagi warga desa untuk melawan jeratan rentenir dan pinjaman online (pinjol).

Dan kelima, menjadi pusat logistik dan pergudangan yang dilengkapi dengan mesin pascaproduksi seperti pengering gabah dan cold storage untuk menjaga kualitas komoditas desa. Selain itu, KDKMP juga akan dilengkapi dengan klinik desa dan apotek untuk mempermudah akses kesehatan masyarakat.

Menkop Ferry menjamin produk-produk lokal, mulai dari bahan pangan hingga kebutuhan rumah tangga, akan diprioritaskan untuk dijual di seluruh gerai Koperasi Desa Merah Putih.

"Jangan takut tidak laku. Kami akan memastikan produk UMKM lokal diprioritaskan di gerai koperasi desa di seluruh Indonesia. Pemerintah akan mendampingi, memfasilitasi, hingga membiayai produksinya agar kita berdaulat secara ekonomi," ucapnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....